Oknum Kakam Sendangayu Mangkir Dari Panggilan Polisi Dalam Dugaan Korupsi DD 2018/2019

0
51

Lamteng, etalaseinfo.com – Oknum kakam sendangayu mangkir dari panggilan polisi atas dugaan korupsi dana desa tahun 2018/2019

Pemanggilan oknum kepala kampung oleh pihak kepolisian Lampung tengah tertuang pada surat nomor .B/ 394/111/2020/reskrim,

Edi Sukari mantan kepala kampung sendang ayu kecamatan Padang ratu kabupaten Lampung tengah di duga telah melakuksn korupsi dana desa tahun 2018 /2019 hingga ratusan juta rupiah .

Persoalan tersebut terkuak dengan adanya laporan dari salah satu lembaga swadaya masyarakat yang melaporkan kepada pihak kepolisian Lampung tengah, setelah menerima pengaduan dari warga masyarakat sendangayu bahwa adanya dugaan pengelolaan anggaran dana desa di duga kocok bekem oleh oknum mantan kepala kampung ( Edi Sukari ) Jelas Tedi Irawan selaku pelapor pada awak media 21 Maret 2020 .

Masih menurut Tedi bahwa ada 3 pekerjaan yang di duga di korupsi , pekerjaan onderlag sepanjang 1000 meter dan TPT talut penahan tanah tahun 2018 / 2019, yang nilainya hampir 1 milyar rupiah, sedangkan hasil pekerjaannya sangat miris dan amburadul dan terkesan hanya asal asalan bahkan untuk TPT tidak adanya penimbunan tabah.

Hal ini disampsikan Tedi selaku ketua LSM dan meminta pada pihak penegak hukum untuk memproses atas dugaan korupsi yang telah di lakukan oleh oknum mantan kepala kampung (Edi Sukari) sesuai dengan hukum yang berlaku, agar membuat efek jera bagi kepala kampung yang lainya, mengingat dana desa harus di laksanakan sesuai dengan aturan supaya tepat sasaran.

Khusus kampung sendang ayu kecamatan Padang ratu melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kampung, telah mengalokasikan dana desa untuk Pekerjaan pembangunan TPT ( talut penahan tanah ) anggaran bersumber dari Dana kampung ( APBN) tahun anggaran 2018 sebesar Rp. 450 Jutaan dengan volume pekerjaan panjang 370 meter, lokasi pembangunan di dusun 7 dan dusun 9 .

Sedangkan untuk tahun 2019 dianggarkan kembali dengan pekerjaan yang sama panjang 250 meter besar anggaran 379.552.000, lokasi pekerjaan di dusun 7, 8 dan dusun 9.

Atas mangkirnya oknum mantan kakam sendangayu, maka pihak kepolisian Lampung tengah wajib untuk memanggil kembali, kenapa dia gak datang, ada apa dan hal ini menjadi menggundang sejuta pertanyaan bagi kami selaku lembaga sosial kontrol atas dugaan korupsi dana desa, jelas Tedi pada wartawan.(Budi,s)