Oknum Pengurus Ewarung Desa Banarjoyo Batanghari Lamtim Diduga Pungli Penerima BPNT

Img 20200913 Wa0005

Lamtim, etalaseinfo.com – Penerima bansos BPNT khususnya di desa Banarjoyo kecamatan Batanghari kabupaten Lampung timur, di duga kena pungutan liar ( pungli ).

Berdasarkan keterangan makmur warga dusun 2 desa Banarjoyo kecamatan Batanghari kabupaten Lampung timur setiap penerima bansos BPNT di dusunnya di pungut dana sebesar 7000 rupiah oleh pengurus e warung ( Erwin) yang notabennya tenaga honorer di kecamatan setempat.

Berdasarkan data penerima program BPNT kecamatan Batanghari berjumlah 4.192 orang terbagi untuk 17 desa yang ada. Jelas Suminto selaku tenaga kontrak sukarela (TKSK ) pada awak media Sabtu 12 September 2020 di aula kecamatan .

Img 20200913 Wa0004
Makmur Warga penerima bpnt

masih menurut Suminto bahwa, setiap warga penerima BPNT perorang menerima sebesar 200.000 dan itu langsung di transfer ke rekening masing masing penerima.

Dana yang sudah di transfer oleh warga di serahkan kepada e warung masing masing desa untuk di koordinir dan di belanjakan sesuai dengan kebutuhan.

Selajutnya e warung bekerjasana dengan pihak ketiga yaitu PT barokah untuk membelanjakan kebutuhan warga seperti beras 10 kg, buah pir 3 buah, kacang ijo , 10 butir telur ayam dan kentang .

Ironisnya beberapa warga ngeluh bahwa uang sebesar 200.000 rupiah tidak tepat sasaran karena warga tidak belanja sendiri ke e warung sehingga antara barang yang di beli tidak sesuai dengan nilai rupiahnya, saat di jumlahkan harga 10 kg beras, buah pir, kentang dan kacang hijau terdapat selisih harga hingga 35.000 rupiah perorangnya .

Img 20200913 Wa0006
Suminto Pegawai TKSK kecamatan Batanghari

salah satu anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) GOTI Lampung Bambang Suyitno, saat di mintai keterangan bahwa bila di estimasikan perorang 35.000 rupiah di kalikan 4.192 orang penerima BPNT jumlah hasil punglinya mencapai 146.172.000 ( seratus empat puluh enam juta seratus tujuh puluh dua ribu rupiah ) untuk satu bulannya, dan ini sangat merugikan bagi penerima manfaat bansos tersebut.

Bambang berharap kepada pemerintah dan dinas terkait untuk turun langsung dan memantau sekaligus bagi penegak hukum untuk menindak tegas bagi oknum yang dengan sengaja melakukan pungli atas program bansos tersebut dan hal itu jelas merugikan para penerima manfaat.(Din)

Share