Partai Republik Galang Dana Biayai Gugatan Trump

Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih, Washington, pada 5 November 2020.

Washington – Partai Republik membuka penggalangan dana dengan target USD60 juta (setara Rp852,8 miliar) untuk mendanai tuntutan hukum yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas tudingan kecurangan dalam pilpres AS.

Tim kampanye Trump telah mengajukan tuntutan hukum di beberapa negara bagian usai berakhirnya pemungutan suara pada 3 November.

“Mereka (kubu Trump) menginginkan USD60 juta,” kata seorang pendonor Republik, yang menerima permohonan dari kampanye dan Komite Nasional Republik (RNC), dilansir dari Channel News Asia, Sabtu, 7 November 2020.

Permintaan donor ini diketahui dari dua sumber yang berbicara kepada kantor berita Reuters. Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari tim kampanye Trump maupun RNC.

Sejak pemungutan suara berakhir, tim kampanye Trump telah mengirimkan rangkaian surat elektronik dan pesan lainnya yang menuduh adanya kecurangan.

Penggalangan dana diserukan Republik saat tim kampanye Trump dan Biden bersiap menghadapi potensi terjadinya pertarungan di ranah hukum.

Penasihat senior tim kampanye Trump, David Bossie, terpilih untuk memimpin tuntutan hukum pascapilpres.

Namun seorang penasihat Trump lainnya menyebut strategi litigasi kampanye Republik sejauh ini kacau, tidak terorganisir, dan dianggap ‘merugikan’ presiden.

Orang dekat Trump itu menyebutkan tim kampanye Republik sepertinya terkejut dengan hasil pilpres AS dan tidak siap melakukan pertarungan di ranah hukum.

Tuntutan hukum ini dilakukan usai Biden semakin mendekati kemenangan lewat keunggulan atas Trump di negara bagian Pennsylvania dan Georgia.

Dua negara bagian itu menjadi arena pertempuran yang masih berlanjut hingga kini. Saat ini perolehan electoral college atau suara elektoral Joe Biden dari Partai Demokrat mencapai 264, sedikit lagi menuju 270 untuk menang dalam pilpres AS.

Sementara suara elektoral Trump hanya 214. Sementara itu, tim kampanye Biden pada Rabu lalu meluncurkan ‘Biden Fight Fund’ untuk membantu mengumpulkan uang untuk pertempuran di ranah hukum.

Namun, juru bicara kampanye Biden tidak membeberkan target untuk penggalangan dana mereka. (LP)

Bagikan