Pasien Covid-19 di Kualajaya Kontak Erat Dengan 14 Orang

14 Orang Kontak Erat Dengan Pasien Covid 19 Di Kualajaya

Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Sucipto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 10 September2020.

Sragi – UPTD Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, menyatakan ada 14 orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 C (34), warga Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi. Empat orang di antaranya merupakan petugas kesehatan dari puskesmas setempat. 

Kepala UPTD PRI Kecamatan Sragi, Sucipto, mengatakan berdasarkan hasil tracing contact terhadap pasien Covid-19 di Dusun Kualajaya ada 14 orang yang pernah kontak langsung dengan C. Ke-14 orang itu terdiri dari keluarga, tetangga, dan petugas kesehatan. 

“Dari keluarga ini ada 10 orang yang terdiri dari istri, anak, orang tua, adik kandung, adik ipar, dan tetangganya. Sedangkan, empat orang lainnya adalah petugas kesehatan kami saat memberikan pelayanan saat C di puskesmas,” kata dia, Kamis, 10 September 2020.

Untuk keempat petugas kesehatan, kata Sucipto, pihaknya telah melakukan rapid test terhadap keempat petugas kesehatan tersebut. Hasil dari rapid test itu keempat orang itu nonreaktif Covid-19. 

“Alhamdulillah, kalau keempat petugas kami sudah di-rapid test dan hasilnya nonreaktif,” ujarnya.

Sedangkan 10 oran lainnya dari keluarga dan tetangga, kata Sucipto, pihaknya belum bisa melakukan rapid test atau tes swab. Sebab, stok alat rapid test tidak mencukupi. 

“Sementara kesepuluh orang itu menjalani isolasi mandiri dulu di rumahnya masing-masing dan wajib mendisiplinkan tidak ke luar rumah. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk tindak lanjutnya,” kata dia. 

Sementara itu, Kepala Desa Bandaragung, Syamsul Anwar, mengatakan guna mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya mengambil tindakan dengan cara me-lockdown Dusun Kualajaya. Bahkan, Satgas Covid-19 desa setempat memortal akses menuju dusun setempat. 

“Kami juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh rumah di Dusun Kualajaya, termasuk rumah pasien Covid-19. Kami harus mengantisipasi supaya Covid-19 tidak menyebar di lingkungan Dusun Kualajaya, umumnya Desa Bandaragung,” kata dia.

Hingga kini ke-10 orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 belum diketahui apakah mereka ikut terpapar Covid-19 atau tidak. (LP)

Share