Pelaku Perjalanan Diminta Tetap Waspada, Daya Angkutan Umum Ditambah

Daya Angkutan Umum Ditambah Pelaku Perjalanan Diminta Tetap Waspada

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

BAndar Lampung – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengizinkan kendaraan umum untuk mengangkut 70 persen penumpang dari total daya angkut. Meski kebanyakan pengemudi dan penumpang sudah mengenakan masker, menjaga jarak dan menyiapkan cairan pembersih tangan untuk menghindari penularan Covid-19, potensi pelaku perjalanan terpapar sangat tinggi.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan kebanyakan yang terkonfirmasi positif Covid-19 karena pelaku perjalanan, misalnya orang dari Lampung yang keluar menuju zona merah dan kembali ke Lampung membawa virus. Selain itu, orang yang datang dari zona merah masuk Lampung.

“Dalam waktu dekat kami akan bicara kepada bupati/wali kota agar tetap siaga melakukan pengendalian Covid-19, terutama wilayah objek ekonomi,” katanya di Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 4 September 2020.

Apalagi di desa-desa yang menjadi lumbung pangan. Kunjungan orang-orang harus dikendalikan, apalagi pelaku perjalanan sangat berpotensi membawa dan terpapar Covid-19. Di kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan dan desa harus ketat pengendalian Covid-19.

“Saya juga akan pertegas bupati/wali kota serta masyarakat jangan ke luar Lampung kalau enggak penting-penting amat,” katanya.

Juru Bicara Satuan Tugas Penangan Covid-19 Lampung, Reihana mengatakan intinya patuhi protokol kesehatan sampai akar rumput RT/RW. Tetap wajib menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

“Kalau sampai hari ini, untuk Lampung yang harus dilakukan adalah perketat protokol kesehatan dan menjaga pintu-pintu masuk,” katanya. (LP)

Share