Pelaku Wisata Ajak Bangkitkan Industri Pariwisata Lampung

Img 20200814 161555

Bandarlampung – Perkumpulan Pelaku Pariwisata Lampung (Perpal) mengajak semua pihak untuk terus aktif di masa kenormalan baru dengan membangkitkan wisata di daerah setempat.

“Kami akan membangkitkan pariwisata melalui kegiatan ‘Geliat Pariwisata Lampung’ pada hari Sabtu 15 Agustus 2020,” kata Ketua Panitia Geliat Pariwisata Lampung, Hafiz Ali,  di Bandarlampung,  Jumat. 

Ia mengatakan, kegiatan sehari ini akan berlangsung di Kota Bandarlampung dan Kabupaten Pesawaran.

Peserta pun dibatasi hanya 300 orang dari instansi terkait dan pelaku pariwisata Lampung. Di tambah 50 orang panitia, total ada 350 di kegiatan “Geliat Pariwisata Lampung”.

“Kami ingin menginformasikan kepada wisatawan luar Lampung bahwa di masa kenormalan baru ini para pelaku pariwisata di Lampung siap menerima wisatawan. Tentu saja dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.” Kata Hafiz.

Ia juga menyampaikan berbagai sektor pariwisata di Lampung sudah menerapkan protokol kesehatan seperti melakukan imbauan pemerintah untuk mengurangi risiko penularan  COVID-19, menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak.

“Kami ingin membangkitkan kembali industri pariwisata Lampung yang terpuruk akibat pandemi COVID-19. Acara ini juga sekaligus menjadi media silaturahmi. Kami mengundang berbagai pelaku pariwisata Lampung. Mulai dari sektor transportasi pariwisata, tour & travel, pemandu wisata (tour guide), pengelola objek wisata, sentra oleh-oleh Lampung, hotel, dan restoran,” jelasnya.

Acara ini rencananya akan dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim di Taman Wisata Lembah Hijau Bandarlampung. Dilanjutkan dengan konvoi bus pariwisata menuju Pantai Mutun di Pesawaran, lalu kembali ke Lembah Hijau.

Di Pantai Mutun seluruh peserta akan mengikuti kegiatan simulasi protokol kesehatan. Sedangkan di Lembah Hijau berdiskusi santai bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Hafiz Ali menerangkan acara yang diadakan oleh Perpal ini sudah sesuai dengan anjuran dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

 “Jadi, sebelum tempat wisata kembali diibuka ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Antara lain harus ada standar operasional prosedur (SOP), melakukan simulasi untuk menjalankan SOP, dan melakukan uji coba,” Terang Hafiz.

Ia menambahkan, setelah melakukan simulasi menjalankan SOP, barulah pihaknya memberikan sosialisasi kepada masyarakat. (Ant)

Share