Pemakaian Masker Terus Digalakkan Polsek Sekincau

Liwa – Guna mengajak masyarakat untuk melaksanakan 3M, Polsek Sekincau bersama aparat setempat setiap hari melakukan operasi yustisi di wilayah hukum setempat.

“Kami bersama aparat Polri dan Pol PP setiap hari melaksanakan operasi yustisi diwilayah hukum Polsek Sekincau,” kata Kapolsek Sekincau AKP Sukimanto mendampingi Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi.

Bahkan lanjut dia, hari Jumat, 16 Oktober 2020 pihaknya melaksanakan operasi yustisi untuk menegakan disiplin Prokes terutama pemakaian masker di pasar Sidodadi Kecamatan Pagardewa dan di jalan raya sekitar. Operasi dilaksanakan bersama Bhabinkamtibmas dan Pol PP setempat.

Polsek Sekincau membawahi beberapa Kecamatan yaitu Sekincau, Belalau, Batuketulis, Pagardewa, Suoh, Bandarnegeri Suoh. Operasi yustisi dalam rangka menegakkan disiplin Prokes ini dilaksanakan disetiap ada pasaran, baik di Sekincau, Belalau, Batuketulis, Pagardewa hingga wilayah Suoh dan Bandarnegeri Suoh.

“Kami secara gabungan dan berbagi tugas melaksanakan operasi setiap hari dengan sasaran tempat kegiatan ekonomi/pasar dan tempat umum yang sering dijadikan sebagai tempat kerumunan. Kegiatan ini sebagai upaya untuk menegakkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19,” tambah dia.

Dalam operasi itu lanjut dia, pihaknya memberikan tindakan tegas sesuai dengan Perbup yang sudah ada yaitu memberikan teguran dan sanksi secara fisik bagi pelanggar.

Pada operasi yustisi yang dilaksanakan di pasar Sidodadi hari Jumat (16/10/20), kata dia pihaknya mendapat sejumlah pelanggar karena didapati tidak mengenakan masker.

Dalam kegiatan itu, pihaknya terus menyampaikan imbauan kepada pengunjung pasar maupun pedagang  agar  selalu memakai masker dan menjaga jarak.
Kemudian menjaga pola hidup sehat dan bersih serta selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Berdasarkan hasil operasi yang dilaksanakan, pihaknya mendapati masih banyak pengguna jalan dan pengunjung pasar yang tidak mengenakan masker. Merkea lalu diberikan sanksi teguran dan sanksi sosial.

Mereka yang dikenakan sanksi akibat tidak mengenakan masker itu yakni sanksi teguran lisan sebanyak 39 orang, teguran tertulis 25 orang. Kemudian menyanyikan lagu wajib 20 orang, melakukan push up 27 orang. Mengucapkan janji untuk 
tidak melanggar lagi  30 orang. Total pelanggar yakni sebanyak 141 orang.

Ia mengakui, masih banyak masyarakat yang melanggar disiplin Prokes ini. Ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat untuk mentaati Prokes masih rendah. Karena itu pihaknya akan selalu melakukan upaya bersama lintas terkait yaitu melakukan rahazia prokes guna menyadarkan masyarakat agar senantiasa mengikuti ketentuan protokol kesehatan guna mencegah penularan covid-19. (LP)

Bagikan