Pemkot Bandar Lampung Bahas Revisi Perwali Tentang Pencegahan COVID-19

Img20200812110527

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandarlampung segera membahas revisi Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan COVID-19 Melalui Protokol Kesehatan di Kota Bandarlampung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki, di Bandarlampung, Jumat, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi kerja Satgas Penanganan COVID-19 yang dilakukan bersama TNI/Polri dan kejaksaan ada beberapa poin dalam perwali itu yang harus direvisi kembali.

“Masukan-masukan dari stakeholder terkait perwali ini tetap kita akan terima, namun untuk membahas revisi perwali ini lebih lanjut kita perlu persetujuan dahulu dari Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Wali Kota Bandarlampung Herman HN,” katanya pula.

Ia mengungkapkan bahwa dalam rapat evaluasi tersebut salah satu poin yang dibicarakan yakni revisi terkait sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan di wilayah Kota Bandarlampung.

“Sanksinya kita belum bisa sebutkan karena karena masih baru akan dibahas Senin nanti, dan menunggu petunjuk dari Bapak Wali Kota, tapi ini terkait sanksi sosial dengan tidak menurunkan wibawa masyarakat atau lebih condong sanksi tilang,” ujarnya pula.

Pada sisi lain, Juru Bicara Satgas Pencegahan COVID-19 itu meminta masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan setiap hari.

“Untuk menyudahi pandemi COVID-19 ini kan bukan menjadi tugas dari pemerintah atau satgas saja, tapi kita harus bergotong royong bersama dalam adaptasi kebiasaan baru agar memutus mata rantai Virus Corona,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, untuk mencegah penyebaran COVID-19, Wali Kota telah menetapkan Bandarlampung sebagai kota wajib masker, sehingga diharapkan masyarakat dapat patuh terhadap peraturan itu.

“Apalagi perkembangan saat ini masih ada orang yang terkonfirmasi setiap harinya, sehingga wajib bagi kita menjaga keselamatan diri, lingkungan dan keluarga dengan taat protokol kesehatan,” kata dia pula. (Ant)

Share