Pemkot Sarankan FSPMI Daftarkan Masalah ke Pengadilan Hubungan Industrial

0
4
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandarlampung, Wan Abdurrahman.

Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandarlampung menyarankan kepada Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mendaftarkan permasalahan terkait buruh yang di PHK oleh PT Eight Internasional ke Pengadilan Hubungan Industrial.

“Kita sarankan mereka untuk melaporkan masalah itu ke Pengadilan Hubungan Industrial, biar pengadilan yang memutuskan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandarlampung, Wan Abdurrahman, saat dihubungi, di Bandarlampung, Kamis.

Pihaknya sudah mencoba beberakali memediasi antara PT Eight Internasional dan pihak FSPMI tempat buruh yang di PHK bernaung namun tidak menemukan titik temu.

Ia menjelaskan bahwa pihak FSPMI meminta ke tujuh buruh tersebut dipekerjakan kembali dan meminta standar gaji sesuai UMK atau UMP yang berlaku, sementara itu pihak PT Eight Internasional merasa keberatan atas permintaan mereka.

Menurutnya penjelasan dari PT Eight Internasional, mereka sudah tidak bisa lagi memperkerjakan buruh yang di PHK, karena peraturan perusahaan tidak ada toleransi.

Ia menambahkan, untuk masalah gaji sendiri pihak perusahaan memakai sistem prestasi artinya pengihutangan berdasarkan hasil kerja per hari, dengan menargetkan beberapa sehari dengan tingkat kesalahan yang minimal, artinya apabila buruh semakin rajin dan giat bisa saja gaji mereka bisa di atas UMK. (Ant)