Pemudik Yang Jatuh Ke Laut Di Pelabuhan Bakauheni Diizinkan Pulang

0
12
Salwa (3,5), anak pemudik bersepeda motor yang jatuh ke laut, saat mendapatkan perawatan medis di Klinik Kesehatan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (30/5/2019).

Kalianda, Lampung Selatan – Pemudik bersepeda motor yang tercebur ke laut sewaktu keluar dari pintu kapal KMP Kirana II di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan pada Kamis pagi sudah diizinkan pulang  setelah sebelumnya mendapat perawatan medis oleh petugas kesehatan pelabuhan setempat.

“Menurut keterangan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, anak korban hanya syok, tapi kondisi tubuhnya bagus, sehingga sudah diperbolehkan kembali melanjutkan perjalanan, itu keterangan dari petugas kesehatan yang berjaga,” kata Saifulahil M Harahap, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Pelabuhan Bakauheni, saat dihubungi, Kamis.

Saifulahil mengatakan, mereka telah kembali berangkat melanjutkan perjalanannya sekitar pukul 08.00 WIB.

Saifulahil menjelaskan  pemudik motor tersebut berasal dari Kota Serang, Banten. Pemudik motor ini merupakan suami, istri bersama satu anak perempuannya yang akan mudik ke Lampung.

Suami bernama Slamet Haryadi, alamat Kp Jempling, RT/TW 003/004 Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Serang. Istrinya bernama Desi Pasando, anak Salwa umur 3,5 tahun. 

Menurut dia, sekitar pukul 05.45 WIB, pemudik motor itu keluar dari pintu KMP Kirana II yang sandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Saat keluar kapal, sepeda motornya tersangkut tali kapal  sehingga membuat istri dan anaknya jatuh ke laut, ” kata dia menjelaskan.

Selanjutnya, suaminya langsung menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan istri dan anaknya.

“Suaminya langsung menceburkan ke laut menyelamatkan keluarganya, dibantu penumpang dan petugas yang ada di situ untuk dinaikkan ke daratan,” ujarnya lagi.

Kemudian keduanya langsung dibawa ke klinik kesehatan Pelabuhan Bakauheni.

“Kondisi istrinya baik-baik saja, bisa langsung jalan setelah naik cuma anak perempuannya agak syok karena agak lama timbul ke permukaan ketika tercebur ke laut,” katanya pula. (Ant)