Pencarian Satu Penumpang Perahu Terbalik Dilanjutkan Tim SAR Timika

Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury 

Timika – Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Kantor SAR Timika, TNI AL dan Kepolisian Perairan Mimika pada Senin pagi ini kembali melanjutkan pencarian satu penumpang perahu motor terbalik di perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah yang hingga kini belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury di Timika, Senin, mengatakan dari empat penumpang perahu motor nahas yang terbalik pada Sabtu (17/10) petang itu, tiga orang sudah ditemukan dalam kondisi selamat.

Dua penumpang atas nama Lucky dan Simon Weatoa ditemukan pada Minggu (18/10) petang oleh nelayan di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.

Sementara satu penumpang lainnya atas nama Herianto diselamatkan olen nelayan di Kokonao pada Sabtu (17/10) petang.

“Korban yang masih dalam pencarian tersisa satu orang atas nama Mama Ferdy. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Tadi pagi kami sudah memberangkatkan dua tim untuk melakukan pencarian menggunakan RIB dan Perahu Karet. Mereka akan menyisir di sepanjang garis pantai karena korban yang selamat semuanya terbawa arus ke pesisir pantai,” jelas Monce.

Berdasarkan laporan keluarga korban yaitu Riata Kamaruddin, dua penumpang perahu motor terbalik yang ditemukan pada Minggu (18/10) petang langsung dibawa ke Atuka, ibu kota Distrik Mimika Tengah untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan intensif di Puskesmas Atuka.

Meski belum mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan perahu nahas bermesin 40 PK itu, Monce menduga perahu tersebut terbalik lantaran bocor dan kemudian tenggelam.

“Informasi pastinya kami belum tahu karena salah satu penumpang yang selamat juga ikut operasi pencarian bersama keluarganya. Namun kami menduga, perahu itu bocor, karena ada muatan material bahan bangunan sehingga tenggelam,” ujarnya.

Adapun lokasi pasti kecelakaan perahu tersebut, sesuai laporan dari seorang penumpang yang selamat yaitu masih berada di sekitar perairan Atuka, Distrik Mimika Tengah.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari lapangan, perahu itu memang bertolak dari Pelabuhan Pomako Timika menuju Amar pada Sabtu (17/10) siang. Namun baru sampai di perairan Atuka, perahu itu dilaporkan terbalik,” jelasnya.

Pencarian penumpang yang hilang tidak saja melibatkan personel SAR gabungan, tetapi juga keluarga korban ikut membantu dengan mengerahkan tiga unit perahu panjang (long boat). (Ant)

Bagikan