Pengunjung Pasar Tradisional di Bandar Lampung Sepi

0
0

Bandar Lampung – Jumlah pengunjung pasar tradisional setiap hari mengalami penurunan signifikan ditengah antisipasi wabah virus korona atau Covid-19.

Senin, 23 Maret 2020, di Pasar Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat, jumlah pengunjung terlihat sepi. Para pedagang sangat merasakan pendapatannya turun hingga 50 persen dari hari biasanya.

Budi (51) pedagang, mengatakan biasanya ia mampu menjual 40 sampai 50 ekor ayam potong setiap harinya. Saat ini hanya mampu menjual 10 – 20 ayam potong.

“Sangat terasa sekali. Saya jual per potong yang besar Rp50 ribu dan yang sedang Rp40 ribu. Hari biasanya mampu menjual rata-rata 50 ekor ayam potong,” ujarnya kepada Lampost.co.
 
Di tempat terpisah,  Jumyati (43), seorang pedagang nasi uduk, mengaku pembeli nasi uduknya kini sangat berkurang, lantaran mahasiswa diliburkan.

“Rata-rata pembeli kalangan mahasiswa, dikarenakan diliburkan akhirnya mereka pulang kampung dan pembeli sangat terasa jauh berkurang,” katanya. (LP)