Tarif Penyeberangan Akan Disesuaikan ASDP

0
26

Bandarlampung – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, mengatakan, ASDP akan menyesuaikan tarif angkutan, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan empat yang akan melintas. “Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah terkait rencana penyesuaian tarif angkutan penyeberangan antar provinsi yang akan diberlakukan Desember ini,” kata Ira Puspadewi, melalui keterangannya yang diterima di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan bahwa pada akhir tahun 2019 ini kenaikan tarif angkutan penyeberangan yang disetujui adalah sebesar kurang lebih 10 persen.

Adapun tarif penyeberangan di sejumlah lintasan akan meningkat, antara lain di lintas Ketapang-Gilimanuk akan meningkat 18,74 persen atau untuk tiket penumpang dewasa naik sebesar Rp1.500, kemudian lintas Merak-Bakauheni akan meningkat 14,51 persen atau tiket penumpang dewasa naik sebesar Rp5.000, dan lintas penyeberangan Lembar-Padangbaai tarifnya akan meningkat 13,15 persen atau untuk tiket penumpang dewasa naik sebesar Rp8.000.

Adapun payung hukum penyesuaian tarif angkutan penyeberangan tersebut berupa Keputusan Menteri Perhubungan No. PM 66 Tahun 2019 tentang Mekanisme Penetapan dan Formulasi Perhitungan Tarif Angkutan Penyeberangan. Kenaikan tarif dapat dilakukan setahun sekali setelah dilakukan evaluasi dan mendapatkan persetujuan dari pemerintah, serta dituangkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan.

Ira mengungkapkan, penyesuaian tarif angkutan penyeberangan ini cukup wajar karena sejalan dengan peningkatan kualitas layanan penyeberangan dan kepelabuhan yang telah dilakukan dalam mendukung pelayanan prima kepada pengguna jasa.

“Kenaikan (tarif) ini wajar, seiring dengan perbaikan dan pengembangan layanan penyeberangan yang semakin baik dan modern. Kelangsungan bisnis tentu sangat bergantung pada tarif yang memang berpengaruh pada performa layanan penyeberangan dan pelabuhan,” tuturnya. (Ant)