Penyelundupan 28,3 Kg Sabu dan 42 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni

Narkoba Ilustrasi

Kalianda – Kurun waktu dua bulan, Polres Lampung Selatan menggagalkan penyelundupan puluhan kilogram daun ganja kering, dan sabu di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Ungkap lima kasus penyelundupan narkoba selama Juli dan Agustus 2020. Sebanyak 28,3 kg sabu dan 42 kg ganja kering berhasil diamankan di areal pemeriksaan Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo menjelaskan dari lima ungkap kasus, dua penyelundupan ganja dan tiga penyelundupan sabu.

“Sepuluh orang tersangka berhasil diamankan,” ujarnya, saat press rilis di Mapolres setempat, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Modus yang digunakan para tersangka menyelundupkan barang terlarang tersebut dengan cara menggunakan jasa pengiraman barang, membawa menggunakan kendaraan umum dan pribadi.

“Masih menggunakan modus sebelumnya,” ujarnya.

Mantan Kapolres Mesuji itu menjelaskan dari 10 orang tersangka yang berhasil diamankan, lima diantaranya merupakan hasil pengembangan yang dilakukan Jajarannya.

“Lima diciduk di Seaport Interdiction dan lima lagi hasil pengembangan,” kata dia.

Para tersangka penyelundupan narkoba salah satunya merupakan jaringan internasional yang saat ini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Ada satu kasus penyelundupan narkoba merupakan jaringan internasional,” ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 UU RI 35/2009 dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara.

“Salah satu kasus ancamannya hukuman mati,” kata dia. (LP)

Share