Perempuan Nyaris ‘Diculik’ Driver Taksi Online, Polisi Tunggu Laporan Korban

Jakarta – Polda Metro Jaya saat ini masih menunggu laporan polisi dari karyawati berinisial T yang viral karena nyaris ‘diculik’ oleh seorang driver taksi online. Polisi juga telah berkomunikasi dengan korban terkait rencana laporan tersebut.

“Hari ini yang bersangkutan akan membuat laporan polisi, memang sedang ditunggu di sini karena memang ini sudah viral di media sosial bahwa yang bersangkutan kemarin sempat diajak muter-muter oleh salah satu pengemudi taksi online ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/2/2020).

“Kemudian juga kita menunggu saja dari yang bersangkutan bikin laporan polisi. Pokoknya siapapun yang mau melapor silakan saja,” sambungnya.

Yusri menyebut pihak dari Direktorat Reserse Kriminal Umum sudah berkoordinasi langsung dengan korban. Korban diarahkan segera membuat laporan polisi untuk dasar polisi menyelidiki kasus tersebut.

“Sudah (berkoordinasi dengan korban). Kita sudah menyampaikan ke beliau sekarang ini janji sore ini sudah akan membuat laporan polisi. Kami dari tim Krimum Polda Metro sudah mendampingi langsung yang bersangkutan,” kata Yusri.

Jika laporan itu sudah diterima polisi, Yusri menyebut pihaknya akan melakukan penyelidikan. Setelah itu, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk mencari ada tidaknya unsur melanggar undang-undang dalam kasus ini atau tidak.

“Intinya bahwa nanti akan kita coba gelarkan, apakah memenuhi unsur-unsur pidana yang dipersangkakan di sini. Apakah sudah terjadi tindak pidana atau apa, nanti kita tunggu aja,” papar Yusri.

Seperti diketahui, karyawati berinisial T awalnya memesan taksi online pada Kamis (6/2) lalu. Dia meminta dijemput dari kosan di Palmerah, Jakarta Barat dengan tujuan pengantaran ke Darmawangsa, Jaksel, lalu ke Ice BSD.

Singkat cerita, T tidak diantar ke tempat tujuannya, mobil yang ditumpanginya malah pergi menjauh ke titik pengantaran. Tingkah aneh sopir taksi online itu dicurigai oleh korban hingga korban memutuskan memencet tombol emergency di aplikasi Grab yang terhubung ke call center.

Sopir taksi online yang panik itu akhirnya menurunkan korban di jalan tol. Polres Jakarta Barat menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan penyelidikan.

“Masih kami selidiki,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi sebelumnya. (Dtk)

Share