Pjs Bupati Way Kanan Terima Audiensi Kepala BBWS 8 dan Kepala WSM Sekampung

Way Kanan, etalaseinfo.com – Pjs. Bupati Ir. Mulyadi Irsan, M.T menerima Audiensi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai 8 dan Kepala Wilayah Sungai Mesuji Sekampung beserta jajaran di Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan, Rabu (14/10/2020) didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Kussarwono, M.T serta dihadiri oleh kepala dan unsur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan.

Menyampaikan arahannya, Pjs. Bupati Mulyadi berharap agar sinergitas antara Balai Besar Wilayah Sungai 8 dan Wilayah Sungai Mesuji Sekampung dapat terjaling dengan baik dan berkelanjutan, serta pembanguan di Kabupaten Way Kanan menjadi prioritas.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Drs.Rudi Joko Kurnianto, S.H dalam paparannya menyampaikan kondisi Daerah Irigasi sebelum dan sesudah di bangun Bendung Way Besai dimana secara gambaran umum, Daerah Irigasi Way Umpu dibangun pada Tahun Anggaran 1976-1977 dan 1980-1981 menggunakan sumber dana APBN dan Loan OECF dengan luas layanan 7.500 ha. Jaringan irigasi ini dibangun untuk menunjang program tranmigrasi meningkatkan produksi beras dengan memperluas daerah pertanian dengan memanfaatkan Sumber Daya Air untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Way Kanan.

Daerah Irigasi Way Umpu juga dibangun untuk dapat mengairi sawah irigasi seluas 7.500 Ha dengan memanfaatkan air dari Sungai Way Umpu. Debit air yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan Daerah Irigasi adalah sebesar 12.45 m3/det. Jaringan irigasi pada D.I Way Umpu terletak disebelah kanan aliran Sungai Umpu. Secara administrasi, Daerah Irigasi Way Umpu terletak di Kecamatan Banjit, Baradatu dan Kasui, dengan jarak ± 170 Km dari Bandar Lampung.

Sebelum dibangun Bendung dan Saluran Suplesi Way Besai, debit bendung Way Umpu saat ini 6.00 m3/det yang seharusnya 12.45 m3/det untuk melayani luas lahan 7.500 Ha. Areal lahan yang berfungsi 4382 ha dengan layanan irigasi pada Saluran Promer Rantau Remian ±2.270 Ha dan layanan irigasi Saluran Primer Neki ±5.230 Ha. Sesudah dibangun Bendung Way Besai, debit air sebesar 6.03 m3/det untuk mengembalikan fungsi lahan 3.118 Ha untuk layanan primer Neki dan supply air dari Bendung Way Besai berada di Bendungan BN 5e.

Sementara rehabilitasi jaringan Daerah Irigasi Way Umpu pada Rehabilitasi saluran Primer Neki BN. 0 sampai dengan BN. 12 Tahun Anggaran 2015, dan Rehabilitasi saluran Primer Neki BN. 12 sampai dengan BN. 21 Tahun Anggaran 2018 (on going). Dengan adanya rehab tersebut, areal sawah yang belum berfungsi seluas 1.669 Ha (BN. 25 sampai BN. 33) yang masih dalam proses usulan. (KMF)

Bagikan