Polres Lampura dan Polda DIY Mencokok Penipu Berkedok Anggota Polri

Polres Lampura Dan Polda Diy Mencokok Penipu Berkedok Anggota Polri

Dua tersangka pelaku penipuan ratusan juta ditangkap tim gabungan Polres Lampung Utara dan Polda DIY, Kamis, 10 September 2020.

Kota Bumi – Tim gabungan Sat Reskrim Polres Lampung Utara dan Polda Daerah Istimewah Yogyakarta meringkus dua tersangka penipuan terhadap seorang wanita PNS yang mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah saat bersembunyi di rumahnya, Rabu malam, 9 September 2020. Salah satu tersangka yang menjadi otak penipuan memperdayai korban dengan mengaku sebagai anggota polisi dan berjanji ingin menikahi korban.  

Kedua tersangka adalah Irawan  (24), warga Desa Bengkulu, Gununglabuhan, Way Kanan (pelaku utama), mengaku sebagai anggota kepolisian dan Habibur Rohman (24), warga Desa Bandarputih, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, sebagai pemilik buku tabungan yang dipinjam pelaku utama untuk menjalankan aksinya.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono melalui Kasat Reskrim AKP Gigih Andri Putranto menjelaskan kedua pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi: LP/B/0499/IX/2020/DIY/SPKT tanggal 2 September 2020.

“Setelah berkoordinasi dengan Polda DIY dan keberadaan pelaku diketahui ada di Lampung bersama Polres Lampung Utara langsung meringkus pelaku,” ujarnya, Kamis, 10 September 2020. 

Dia mengungkapkan modus yang digunakan tersangka Irawan awalnya berkenalan dengan korban  Esti (49) yang bekerja sebagai ASN di Polda DIY, warga Desa Donokerto Tuti Sleman Yogyakarta, melalui Facebook (FB). Untuk memuluskan aksinya, Irawan mengaku sebagai anggota Polri bernama Iptu Putu Gede Caka, status keluarga duda cerai, dan Desember 2019 anaknya meninggal dunia.

Modus tersebut dilakukannya untuk memperdaya korban. Selain itu, pelaku juga berjanji bersedia menikahi korban.

Setelah terjalin hubungan dan seringnya berkomunikasi melalui FB, pelaku mulai meminta kiriman uang dan korban pun menyanggupinya. Pada 20 Desember 2019, korban mentransfer uang Rp300 juta kepada pelaku melalui rekening BRI.

Setelah menerima transfer uang dari korban, pelaku menghilang tidak pernah menepati janjinya untuk menikahi korban, hingga akhirnya dilaporka ke polisi.

Karena laporan dan TKP ditangani Polda DIY, kedua pelaku dibawa ke Yogyakarta untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. (LP)

Share