Program 55 Aksi Bupati Segera Diwujudkan Pemkab Tanggamus

Bupati Tanggamus Dewi Handajani saat meninjau pelayanan perizinan di Kecamatan Sumberejo, Selasa, 13 Oktober 2020.

Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus terus berupaya mewujudkan pelaksanaan Program 55 Aksi Bupati demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Bupati Dewi Handajani melakukan peninjauan ke Kecamatan Sumberejo, Rabu, 13 Oktober 2020. 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati mengecek penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan sekaligus melaksanakan kegiatan Bude Sar’i (Bunda Dewi Serap Aspirasi dan Informasi). Saat meninjau Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Bupati berdialog dengan para penyuluh pertanian dan kelompok wanita tani (KWT) untuk menyerap aspirasi sebagai masukan untuk memajukan pertanian di Tanggamus.

“Ke depan saya menginginkan pertanian di Tanggamus ini tambah maju dan lebih baik lagi serta lebih dikenal, seperti budi daya ikan lele dan UMKM-nya. Dengan demikian, bidang pertanian bisa lebih meningkat dan bisa menambah pendapatan dan ketahanan pangan masyarakat di sini,” katanya. 

Bunda, sapaan akrab Bupati Tanggamus, juga menyampaikan keinginannya agar Kecamatan Sumberejo menjadi sentra bawang merah. Selain itu, Bupati juga akan berupaya membangun akses tempat menuju usaha tani dengan tujuan meningkatkan akses pertanian dan kesejahteraan para petani.

Selanjutnya, Bupati melanjutkan kegiatannya ke kantor Kecamatan Sumberejo dengan meninjau pelaksanaan pembuatan surat izin usaha di GSG kecamatan serta berdialog dengan warga setempat yang mengajukan perizinan. 

Bupati mengapresiasi jajarannya yang melaksanakan pelayanan perizinan usaha dengan menjemput bola ke wilayah kecamatan sekaligus menyosialisasikan OSS (online single submission), dengan pelayanan ratu sikop (ramah, amanah, tegas dan unggul, sistem komputerisasi perizinan) dalam pengurusan perizinan. “Dari kegiatan ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus perizinan untuk mendirikan bangunan atau izin usaha dan pelayanan ini sangat cepat,” katanya.

“Dilakukan juga sistem jemput bola ke pekon dan masyarakat. Dengan tujuan sosialisasi sekaligus mendata rumah penduduk dan pelaku usaha. Kemudian data tersebut nanti kami himpun untuk pengumpulan data-data selanjutnya. Ini juga sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab Tanggamus,” ungkap Bupati. 

Dia juga berharap jajarannya di kecamatan melaksanakan tugas dengan baik serta meminta mereka menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di wilayahnya.

Kepada para penjabat kepala pekon (pj kakon), Bupati meminta untuk tetap aktif dalam melaksanakan tugasnya.  “Jangan sampai pj kakon tidak aktif, baik di kantor pekon maupun kecamatan. Sebab, jika kedisiplinannya tidak baik, akan dilakukan evaluasi oleh pimpinan,” ujarnya.  

Terkait pemilihan kepala pekon (pilkakon), Bupati menyampaikan Pemkab Tanggamus akan berupaya agar pilkakon digelar pada 2020. Namun, itu dengan tetap memperhatikan serta mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri.

Bupati juga membahas terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan dan tata kelola pemerintahan agar berjalan dengan baik.

Menyikapi perkembangan Covid-19 di Tanggamus, Bupati meminta jajarannya lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan serta lebih meningkatkan kewaspadaan. “Kita lakukan dan berikan sanksi apabila ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Di new normal, kita masuk dalam era kebiasaan baru seperti harus melakukan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta hindari kerumunan,” ujarnya. (LP)

Bagikan