Protokol Kesehatan di Bandara Radin Inten II Diperketat

Protokol Kesehatan Di Bandara Radin Inten Ii Diperketat

Petugas bandar melakukan pengecekan surat rapid test calon penumpang.

Bandar Lampung – Tampak Alat Pelindung Diri (APD) mulai diberikan kepada masing-masing petugas bandar udara yang sedang mendapat giliran bertugas, Kamis, 10 September 2020. Mulai dari petugas pengecekkan suhu tubuh, cek keabsahan surat tes rapid, hingga memastikan menggunakan hand sanitizer dilakukan oleh petugas bandara dengan saksama.

Suasana Bandara Radin Inten II, Lampung selalu maksimal dalam keamanannya. Kali ini sama dengan beberapa bulan sebelumnya saat Covid-19 melanda, keamanan bertambah menjadi adanya penerapan protokol kesehatan. Bahkan tiap calon penumpang yang akan memasuki ruang tunggu, petugas dengan sigap melakukan pengecekkan keamanan mulai dari barang bawaan hingga batas maksimal suhu tubuh yang bisa masuk ke bandara.

“Kalau suhu tubuhnya diatas batas maksimal, kita akan lakukan pelarangan masuk dan calon penumpang akan dilakukan wawancara jika mengalami tanda-tanda Covid-19. Setelah itu kemungkinan kita melakukan rapid test ,” ungkap Ekskutif General Manager Bandara Raden Inten II, M. Hendra Irawan

Bandara yang saat ini dibawah penanganan Angkasa Pura II juga telah menyediakan tes rapid di tempat. Hanya dengan membayar senilai Rp145 ribu calon penumpang tidak perlu repot jika sedang terburu-buru untuk melakukan tes rapid di puskesmas ataupun klinik.

Tak hanya di tempat cek barang saja, saat penumpang memasuki lantai 2 dimana merupakan ruang tunggu pesawat. Calon penumpang sudah diberlakukan jaga jarak dengan batas yang telah ditentukan. Jangan khawatir, tim gabungan seperti TNI dan Polri siap menegur dengan tegas jika ada calon penumpang yang mengabaikan protokol kesehatan dan tidak gunakan masker.

“Karena di bandara ini sangat ketat. Jadi kita tidak asal membiarkan calon pengunjung duduk tidak dengan arahan kami. Semua penumpang harus duduk di tanda yang disediakan, selain itu wajib masker,” ungkap GM yang sebelumnya menjabat di Bandara Provinsi Jambi ini.

Tampak seluruh calon penumpang yang akan menuju Bandara Halim Perdanakusuma kian patuh dan menerapkan protokol kesehatan dengan matang. Bahkan banyak pengunjung yang meskipun satu keluarga tetap menerapkan duduk jaga jarak minimal satu meter.

“Meskipun banyak yang ikut aturan pemerintah dan aturan bandara, masih ada juga yang abai dan harus ditegur dulu,” katanya.

Dari sisi penumpang tersebut, terlihat juga petugas kebersihan yang sigap melakukan kebersihan kekat. Mulai dari penyediaan hand sanitizer di tiap sudut, hingga petugas yang melakukan pembersihan di area vital seperti gagang pintu, eskalator, hingga kursi.

“Barang yang disentuh secara berkala harus kita lakukan pembersihan,” katanya.

Penerapan protokol kesehatan tak hanya diberlakukan dalam bandara saja. Sebab, dalam pesawat pun, Angkasa Pura II memastikan pesawat steril setelah dan sebelum adanya penumpang, dengan lakukan penyemprotan disinfektan dan memastikan penumpang yang melakukan penerbangan tidak melewati batas maksimal.

“Semua upaya-upaya yang kita lakukan ini tidak akan berjalan dengan maksimal jika tidak ada dukungan dari masyarakat. Jadi kita juga harap sekali masyarakat atau calon penumpang sama-sama mau terapkan protokol kesehatan dengan ketat demi mencegah penularan,” tutupnya. (LP)

.

Share