Protokol Kesehatan di Pelabuhan Bakauheni Masih Longgar

Protokol Kesehatan Di Pelabuhan Bakauheni Masih Longgar

Sejumlah penumpang yang naik maupun yang turun di Pelabuhan Bakauheni tanpa pemeriksaan protokol kesehata, hanya kesadaran masing masing untuk menggunakan masker, Minggu, 13 September 2020.

Kalianda – Pemeriksaan protokol kesehatan bagi pengguna jasa di Pelabuhan Bakauheni masih longgar jelang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta mulai Senin,  14 September 2020.

Di Pelabuhan Bakauheni Minggu,  13 September 2020, tidak nampak adanya tambahan satuan petugas dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Para penumpang maupun masyarakat yang berinteraksi di Pelabuhan Bakauheni nampak bebas melenggang. 

Kebanyakan mereka membawa masker namun tidak untuk menutup mulut melainkan menjadi hiasan di leher. Lantaran tidak adanya ketegasan dari petugas dilingkungan pelabuhan dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Menanggapi longgarnya protokol kesehatan d ipintu gerbang sumatera itu,  Saifulahil Maslul Harahap  selaku Humas PT ASDP cabang Bakauheni menyebut sejak awal pandemi Covid 19 pada awal Maret 2020, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan bagi pengguna maupun pengunjung di Pelabuhan Bakauheni.

Walau tidak lagi bagi pengguna jasa  yang akan menyeberang wajib mengantongi surat keterangan sehat,  ujar Saipul,   protokol kesehatan (prokes)  untuk mencegah penyebaran Covid-19 masih dilakukan bagi seluruh masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi kapal laut.

“Sifatnya kami hanya mengimbau dan menyediakan sarana prokes. Kepada seluruh penumpang kami imbau untuk memakai masker, mengecek suhu tubuh dan jaga jarak fisik,” kata Saifulahil Maslul Harahap, Minggu, 13 September 2020.

Pihaknya, ungkap Saiful,  juga telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer dan alat pemeriksaan suhu tubuh otomatis,  baik di dermaga eksekutif dan reguler (ekomomi). 

“Kami sudah siapkan prokesnya,  tinggal kesadaran pengguna jasa saja dalam menjaga kesehatan.  Masak iya setiap penumpang mau  kita paksa untuk cuci tangan, dan  cek suhu tubuh.  Kita himbau kepada seluruh penumpang, untuk menjaga kesadaran masing-masing agar tetap melakukan pencegahan penularan Covid-19,” pungkasnya. 

Sementara itu,  arus penumpang maupun kendaraan yang naik atau turun di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau normal jelang PSBB di DKI Jakarta.  Nampak puluhan penumpang jalan kaki yang turun di Pelabuhan Bakauheni tanpa pengawasan prokes petugas. Mereka  cukup memakai masker sudah bebas keluar masuk pelabuhan. (LP)

Share