Proyek Drainase Dinas Pengairan PUPR Propinsi Diduga Diswakelola Oleh P3A Dengan Hasil Amburadul

2e351cb8 67db 4f90 9984 5865e377360d

Lamteng,etalase info.com – Proyek Pembangunan drainase / stier yang bersumber dana APBD 2020 dari dinas PUPR propinsi Lampung senilai 195.000.000 di duga dikerjakan hanya asal asalan.

Hasil pantauan wartawan proyek senilai 195.000.000 di gunakan untuk pembangunan drenase sepanjang 800 meter, terbagi menjadi 4 titik, lokasi di dusun 2 dan 3 kampung Notoharjo kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung tengah.

Sistem pelaksanaan pekerjaan di swakelola kan oleh pengurus petani pengguna air ( P3A ) kampung setempat.

A7095023 3a2e 4ffd Ba02 41261d995656

JAURI selaku Ketua P3A kampung Notoharjo kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung tengah, saat di konfirmasi membenarkan adanya proyek pembangunan drenase / stier sepanjang 800 meter asal dana dari dinas pengairan PUPR propinsi Lampung ,

proyek pembangunan Talut setier sepanjang 800 meter, terbagi menjadi 4 titik, lokasi di dusun 2 dan 3 kampung Notoharjo kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung tengah, hal ini masih dikerjakan, jelasnya pada wartawan.

Menurut keterangan tukang, bahwa lebar Dinding 40 cm X panjang 80 cm, ketebalan 8 cm ,untuk 1 sak semen jadi 10 keping, borongan nya 40.000 rupiah , buat 1000 keping untuk 200 m, Jumlah ongkos tukang 40.000 X 200, meter berjumlah 8.000.000 rupiah .

Nnhklh

Sedangkan untuk Selasar bawah dengan lebar dan panjang 65 X 65 cm dan ketebal sisi 8 cm , Perintah P3 A setiap 1 sak semen , jadi 6 keping, Ongkos borongan 40.000 permeter ,harus buat 360/380 keping, pembuatan dinding semen cetakan
permeter 40.000 rupiah X 800 meter jumlah 32.000.000 rupiah .jelas tukang yang tidak mau di sebut namanya pada wartawan.

Salah satu LSM pemantau pembangunan propinsi Lampung ( Bambang suyitno )saat di mintai keterangan terkait pembangunan Drenase / stier menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut di duga di kerjakan hanya asal asalan ,dan syarat dengan KKN .

Terlihat dari hasil pekerjaan bahwa adukan semen di duga tidak sesuai dengan juklak dan juknis, hasil tidak maksimal dan kondisinya dinding retak, dan hasil cor coran juga mudah hancur.

0a8847c3 Cb61 4265 Ae66 9906ca03cc6e

Di mohon pada pemerintah dan dinas terkait untuk mengkroscek hasil pembangunan tersebut , dengan hasil kerjaan di duga hanya asal asalan untuk di bongkar dan di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku ,untuk membuat jera bagi pelaksana pelaksana yang lainya sehingga ke depan hasil pembangunan yang cukup baik dan sesuai dengan juknis.(Din)

Share