Pusat Sejarah Polri (Pusjarah) Mabes Polri, Sosialisasi Di Polres Pesawaran

0
5

Pesawaran, etalaseinfo.com – Sosialisasi Perkap No. 06 Tahun 2018 dan Perpol No. 10 Tahun 2018 di Aula Mapolres Pesawaran yang dilaksanakan oleh Pusat Sejarah Polri (Pusjara) Mabes Polri, Rabu (10/04/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kombes Pol Joko Sarwoko, SH. MH, AKBP Andi Herindra, SH, S.Ik, MM, Wakapolres Pesawaran Kompol Handak Prakasa Qalbi, ST, MH, Kabagren Polres Pesawaran Kompol Joni Efendi, SH, Para Kapolsek Jajaran dan seluruh personil Polres Pesawaran.

Materi pertama disampaikan oleh Kombes Pol Joko Sarwoko, SH. MH beliau menyampaikan Perpol No. 10 Tahun 2018, terkait penyampaian Kapolri kepada SDM Polri banyaknya anggota Polri yang terlibat dengan permasalahn baik disiplin dan kode etik maka Kapolri memerintahkan untuk dilakukan penyegaran anggota Polri dengan cara melakukan sosialisasi doktrin Polri dengan dasar Perpol No. 10 tahun 2018.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, doktrin Polri ditingkat Polres, Kabag Sumda harus berperan aktif dalam hal ini dengan mendasari PP No. 42 Tahun 2010 tentang hak anggota Polri yang meliputi Pelayanan Kesehatan, Bantuan Hukum (Bankum), Keperluan Perorangan Perlengkapan Polri, Cuti , Tanda Kehormatan, Rumah Dinas (Rumdin), Transportasi, Masa Persiapan Pensiun, Pensiun, Pemakaman Dinas, Pembinaan Rohani, Mental dan Tradisi.

Tujuan dilakukan sosialisasi ini adalah pembinaan rohani, mental dan tradisi bagi personil Polri serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME dalam beragama, serta kesiapan mental pesikologi personil dan menjalin hibungan sosial di masyarakat yang baik dan bermoral.

Pembinaan tradisi kepada personil Polri wajib dan harus menerapkan selalu Ideologi, Tribrata dan Catur Prasetya agar personil Polri memiliki dasar dalam diri sebagai landasan dalam pelaksaan tugas.

Kemudian dilanjutkan oleh AKBP Andi Herindra, SH, S.Ik, MM beliau menyampaikan Perkap No. 06, Supervisi ini merupakan perintah dari Bapak Kapolri dimna banyak anggota Polri yang merupakan ikut aliran-aliran sehingga tidak sesuai dengan ketentuan sebagai anggota Polri.

Mengingatkan lagi sebagai jati diri sebagai anggota Polri bahwa berpakaian sesuai dengan perkap, meningkatkan anggota Polri untuk membimbing Binrohtal agar mewujudkan mental anggota Polri dengan pondasi agama yang kuat dan saya berharap anggota Polri gemar membaca untuk menambah pengetahuan dengan cara membangun perpustakaan di daerah-daerah dan setiap anggota Polri berhak memiliki perlindungan hukum apabila terdapat ancaman hukum.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah membentuk dan memelihara serta meningkatkan ketaqwaan kepada tuhan YTH serta menjalain hubungan sosial antara anggota Polri dan masyarakat.

Terkait perkap No. 06 Tahun 2018 ada beberapa perubahan seragam Polri dan PNS polri yaitu Gampol PDU II Polwan, Gampol PDU IV Polwan, Gampol PDH Polwan tugas umum, Gampol PDL II Brimob, Gampol PD PNS Polri tugas umum Brimob kemudian Satker yang memiliki seragam Polri baru Gampol dinas baru olah tkp Inafis, Gampol dinas baru Pusdokkes Polri dan Gampol Duvhubinter Polri.

Ketentuan kegunaan penggunaan gampol PDL II tutup kepala dengan warna logis disesuaikan kegiatan, tutup badan Kemeja lengan, panjang warna coklat, Panjang kemeja 25 cm, Kemeja belahan depan dengan 5 kancing dalam dan 2 saku Harmonika memakai tutup, Celana panjang warna coklat dan Sabuk kecil warna hitam, untuk penerapan Gampol tersebut sudah bisa diterapkan setelah sosialisasi dan selambat – lambatnya dalam jangka waktu 2 tahun.(Trbt)