Ragam Aktivitas Seru di Rumah untuk Stimulus Kecerdasan Anak

Aktivitas Anak

Jakarta – Mengembangkan kinerja otak anak tidak cuma bisa dilakukan di sekolah. Di tengah pandemi saat ini, orang tua juga bisa mengasah kecerdasan multitalenta kinerja otak serta mendukung pertumbuhan fisik anak lewat permainan seru yang bisa dilakukan di halaman rumah. Para ahli menyebut permainan dapat membantu mempercepat keterampilan verbal dan motoriknya dengan cara menyenangkan.

Head of Medical Marketing Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur mengatakan kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh tiga hal yakni, genetik, nutrisi dan stimulasi (pola pengasuhan). Aktivitas pola pengasuhan orang tua penting dalam hal ini di mana orang tua berperan dalam mengajarkan berperilaku dan berproses di rumah.

“Stimulasi atau aktivitas juga penting dan bentuknya berbagai macam. Mulai dari merangsang 9 kecerdasan anak multiple intelligence meliputi, stimulasi kecerdasan bahasa, stimulasi motorik-olahraga, stimulasi intra-interpersonal, stimulasi bahasa dan lainnya,” ujarnya kepada detikHealth baru-baru ini.

Aktivitas stimulasi ini bisa dilakukan dengan cara bermain dengan si kecil dan dilakukan berulang-ulang. Menurut dr Muliaman, pada dasarnya si kecil melakukan kegiatan berulang sampai dia sudah bisa baru, lalu pindah ke aktivitas stimulasi yang baru. Dengan aktivitas stimulasi dan pola pengasuhan ini, maka otak si kecil menjadi terstimulasi dan sel-sel saraf akan terkoneksi satu dengan yang lain.

“Jadi, berikan dan sering melakukan aktivitas stimulasi sehingga sel saraf yang milyaran jumlahnya bisa tetap terstimulasi dan bekerja,” imbuhnya.

Untuk menstimulasi otak si kecil, Bunda bisa mengajaknya bermain beberapa permainan seperti lego, puzzle, maze, word hunt, atau permainan di halaman rumah. Permainan-permainan tersebut bisa membantu si kecil mengenal bentuk, warna, kata, hingga mempertajam kemampuan mengingatnya.

Selain lewat permainan, Bunda juga bisa memaksimalkan perkembangan otak si kecil dan tumbuh kembangnya dengan memberinya nutrisi yang lengkap dan tepat. Nutrisi dapat diperoleh dengan memberinya makanan yang sehat dan bergizi.

“Nutrisi dan stimulasi dikatakan lebih 80% penentu kecerdasan anak. Nutrisi dan stimulasi ini masih bisa dimodifikasi atau diubah mulai dari saat merencanakan kehamilan sampai 1000 HPK. Dan diteruskan sampai 5-6 tahun karena otak anak akan terbentuk 95% pada usia ini,” jelasnya.

Selain makanan, Bunda juga bisa memberikan si kecil nutrisi tambahan dari susu. Bunda dapat memberikan si kecil Morinaga Chil Go! yang dilengkapi dengan Serat Pangan Inulin, 10 Vitamin dan 5 Mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Serat Pangan Inulin membantu memelihara fungsi saluran pencernaan sehingga dapat mendukung daya tahan si kecil selama #DiRumahAja.

“Orang tua yang memberikan stimulasi dan nutrisi yang bagus kepada anak, akan bisa melihat hasil anaknya lebih siap menjadi generasi emas. Susu adalah sumber yang lengkap untuk nutrisi, yang sebaiknya diberikan di awal-awal kehidupan buat si kecil,” pungkasnya. (Dtk)

Share