Rycko Menoza Komitmen Tingkatkan Layanan Gratis

0
1
Bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza.

Bandarlampung – Bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza SZP mengatakan komitmennya untuk meningkatkan bantuan-bantuan gratis atau bebas biaya dari pemerintah untuk masyarakat kota ini apabila diberikan amanah memimpin kota tersebut.

“Masyarakat jangan takut, semua yang gratis-gratis tidak akan hilang,” kata Rycko Menoza, di Bandar Lampung, Senin.

Ia menjelaskan, semua pemimpin tentu berharap masyarakat hidup lebih layak dan sejahtera. Sehingga program-program gratis itu akan tetap dipertahankan seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan-bantuan lainya.

Selain itu, kata dia, bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang sudah ada sejak lama. Jadi siapa pun pemimpinnya pasti akan tetap menjalankan program itu.

Seperti halnya dengan Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Tetapi nanti perlu dievaluasi atau didata ulang agar tepat sasaran karena selama ini masih banyak warga kurang mampu tidak mendapatkan bantuan ini.

“Ini yang perlu dievaluasi agar benar-benar dirasakan masyarakat kurang mampu,” ujar Rycko.

Kemudian, terkait insentif aparatur pemerintahan akan tetap ada bahkan akan ditambah dengan melihat kondisi keuangan pemerintah.

Mantan Bupati Lampung Selatan itu mengatakan selama menjabat di kabupaten tersebut dirinya sudah lebih dulu mengawali program tersebut. Seperti pemberian insentif untuk ketua RT, guru mengaji, babinsa,  bhabinkamtibmas serta petugas posyandu. 

Selain itu, program untuk wisata rohani semua umat beragama mendapatkannya. Seperti umrah ke tanah suci bagi umat Islam, umat nasrani ke Yerusalem umat Hindu ke India serta umat Budha ke Thailand.

Rycko memamparkan, dengan tagline “Bandar Lampung Baru” bukan berarti mengganti semua, tetapi akan memperbaiki program-program yang kurang baik selama ini. Karena masih banyak yang harus dibenahi di Kota Bandarlampung ini.

“Sebagai wajah Provinsi Lampung, masih banyak yang harus dibenahi di Bandarlampung untuk menjadi kota yang unggul dan mampu bersaing dengan kota-kota lain,” tambah Rycko Menoza. (Ant)