Sajian Idul Adha, Bumbu Sate Kambing Buntel Khas Solo yang Gurih Juicy

399cc651 D8b4 48d8 A641 F6d58b212d3e

Jakarta – Bumbu sate kambing ini bisa dipakai untuk membuat sate khas Solo. Namanya sate buntel, cincangan daging kambing segar dibungkus lembaran lemak.

Sate Nusantara ada banyak jenisnya, termasuk sate buntel khas Solo yang jadi favorit Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sate buntel tak seperti sate kambing biasa. Tampilan dan cara meraciknya berbeda.

Sesuai namanya sate buntel yang artinya sate dibungkus. Sate buntel punya ciri khas dibungkus lapisan lemak muda. Lalu isiannya berupa cincangan daging kambing segar yang teksturnya juicy. Sate bunter harus dimakan saat masih panas.

Sate buntel banyak dijajakan di Solo. Bahkan ada beberapa penjual sate yang terkenal dengan racikan sate buntel enak miliknya. Sampai-sampai sering disambangi Jokowi. Kalau mau membuatnya saat Idul Adha, sate kambing khas Solo ini bisa jadi pilihan.

Bumbu sate kambing buntel khas Solo tak sulit dicontek. Ada resep yang bisa dijadikan panduan seperti berikut:

1. Resep dan bumbu sate kambing buntel khas Solo

Bahan:
500 g daging kambing
Lemak kambing
Tusuk satai

Bumbu, haluskan:
6 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1/2 sdt merica butiran
1 sdt garam
10 g gula Jawa

Pelengkap:
2 buah tomat merah, iris kasar
100 g daun kol, iris kasar
20 buah cabai rawit, iris kasar

Cara membuat:
* Cincang daging kambing hingga halus.
* Aduk daging kambing halus dengan bumbu halus hingga rata.
* Bagi menjadi 8-10 bagian.
* Satukan 2 tusuk satai bambu yang lebar, balutkan adonan daging kambing menutupi tusuk satai hingga berbentuk bulat panjang.
* Bungkus dengan lapisan lemak yang tipis.
* Bakar di atas bara api arang hingga lemak meleleh dan agak kering.
* Angkat, sajikan hangat dengan Pelengkapnya.

2. Pilih daging kambing muda

Selain bumbu sate kambing buntel yang enak, kunci kelezatan lain sajian ini ada pada pemilihan daging. Sebaiknya pilih daging kambing muda karena teksturnya lebih empuk.

Selain itu, daging kambing muda tak berbau prengus sehingga sate buntel makin terasa nikmat. Sebenarnya selain daging kambing, sate buntel juga bisa dibuat dengan sapi. Caranya juga sama, pilih daging sapi muda yang sudah dicincang.

Supaya teksturnya cincangan daging makin padat, Anda bisa mengakalinya dengan mencampurkan telur. Dengan begitu, daging cincang juga akan lebih mudah dibentuk jadi buntelan.

3. Memilih lemak pembungkus daging kambing

Siapkan tusuk bambu yang lebar, jangan tusuk sate biasa. Ini karena kepalan sate buntel cukup besar. Kemudian bulat-bulatkan daging di ujung tusukan sampai besarannya ideal.

Lalu pipihkan daging cincang tersebut dengan tangan. Jika sudah dirasa pas bentuknya, balut adonan daging dengan lemak. Pakailah lemak dari bagian perut. Jenis lemak ini tipis dan transparan. Hati-hati saat membalutkan lemak ini pada daging karena mudah robek.

Caranya rentangkan lemak secara hati-hati. Potong dengan gunting mengikuti ukuran yang dibutuhkan. Setelah itu taruh lemak di ujung jari-jari tangan dan mulailah mengisinya dengan daging cincang. Kemudian balut semua sisian daging dengan lemak ini.

4. Penyajian sate kambing buntel

Sate buntel paling enak dinikmati hangat-hangat. Ini karena dalam keadaan panas, lemak kambing akan terasa lebih gurih dan juicy. Tak heran beberapa restoran menyuguhkan sate buntel dengan hot plate.

Pelengkapnya adalah sambal kecap yang diisi potongan tomat, cabai rawit, dan bawang merah segar. Bisa juga ditambahkan acar yang terdiri dari kol, timun, dan wortel.

Di daerah Serpong, Tangerang Selatan, ada sate buntel yang terkenal enak. Racikannya khas Klaten sejak 1925. Namanya Sate Kardjan yang menawarkan sate buntel berukuran lumayan besar. (Dtk)

Share