Santri Perlu Dimotivasi untuk Menjadi Penghafal Al-Qur’an

Santri Perlu Dimotivasi Untuk Menjadi Penghafal Al Qur An

Bandar Lampung – Guna meningkatkan mutu dari para alumni, sekaligus membuka peluang agar dapat menimba ilmu di luar negeri, Pondok Pesantren Darul Huffas Pesawaran bersama International University of Africa dari Sudan, menandatangani Nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada Jumat 4 September berlokasi di Masjid Ar Razi Ponpes Darul Huffaz.

Pada kesempatan tersebut, DR. Muhammad Ath Thayyib Muhammad Husein perwakilan International University of Africa, kegiatan ini sudah ingin dilakukan sejak 5 tahun yang lalu, namun baru terwujud di tahun ini.

“Sebenarnya sudah sejak lima tahun yang  lalu beliau sangat ingin berkunjung dan menjalin kerjasama dengan Darul Huffaz, namun qodarullah niatan tersebut baru dapat terlaksana saat ini, hal ini juga didukung dengan adanya relasi antara beliau dengan Kepala SDM DR. Ikhwan yang merupakan alumnus International University of Africa,” jelasnya, Senin, 7 September 2020.

Sementara itu, Nursalam Abdul Muthalib Al Hafidz, perwakilan Ponpes Darul Huffaz, menyambut baik kerjasama ini, pada kesempatan itu juga, beliau memotivasi para santri agar jangan malas dan jangan takut menjadi penghafal Al-qur’an.

“Tidak ada yang namanya penghafal Al-qur’an itu miskin, baik miskin ilmu apalagi harta, hanya orang-orang bodoh yang tidak mau peduli dengan Al-qur’an,” tegasnya.

Dan pada kegiatan tersebut, lanjutnya, telah disepakati antar kedua belah pihak, terkait jumlah kuota santri yang dapat menimba ilmu di luar negeri berjumlah 10 orang.

“Telah disepakati untuk tahap awal, kita diberikan kuota untuk 10 santri pilihan yang dapat menimba ilmu disana tanpa tes, semoga ini menjadi salah satu langkah baik untuk menjadikan Darul Huffaz semakin maju dan berkembang,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kesempatan ini DR.Thayyib juga memberikan kuliah umum kepada seluruh civitas akademika Darul Huffaz, beliau memberikan beberapa tips dan trik untuk menghafal Al-qur’an. Beliau yang belum lancar berbahasa Indonesia ini dipandu oleh muntahir Ust Heri Soleh Lc Kepala Tahfiz Darul Huffaz yang juga alumni Sudan. (LP)

Share