Satu Keluarga di Tubaba Kena Covid-19

Hasil Tes Rapid Suami Pasien 08 Covid 19 Metro Reaktif

Tubaba – Tiga warga di tiyuh Kibang Trijaya, Lambukibang, Tulangbawang Barat (Tubaba), dinyatakan positif terjangkit virus korona atau Covid-19. Ketiganya masih berstatus satu keluarga. Sedangkan bayi yang baru dilahirkan salah satu pasien positif tersebut dinyatakan negatif Covid-19.

Ketiga pasien tersebut yakni Ny. Rs (22) pasien 12, dan kedua orang tuanya Tn. S (45) pasien 13 dan Ny. E (41) pasien 14. Ketiganya telah diisolasi di RSUD Tubaba.

“Yang pertama kali terjangkit adalah anaknya, Rs, kemudian kita tracing kedua orang tuanya juga reaktif dan hasil uji swabnya dinyatakan positif covid-19,” ujar Kadis Kesehatan setempat, Majril, Kamis, 10 September 2020.

Munculnya kasus baru ini berawal dari pasien ibu hamil yakni pasien Rs (22) yang dinyatakan positif sejak 2 September 2020, yang mengeluhkan mulas dan mulai mengeluarkan cairan. Kemudian pasien 12 tersebut pada 31 Agutus 2020 mendatangi bidan di seputaran Unit II, Tulangbawang. Selanjutnya, pasien dirujuk ke salahsatu rumah sakit swasta di Unit II.

“Saat akan diambil tindakan pasien ini dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif covid-19,” kata dia.

Setelah itu, pada 1 September 2020 dirujuk ke RSUD Tubaba dan diuji swab pada 2 September 2020 hasilnya positif Covid-19. Dihari itu juga, pasien ini kembali dirujuk di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Setelah melahirkan di Bandar Lampung, 4 September 2020 pasien ini kembali dirujuk ke RS Tubaba untuk melakukan isolasi.

“Ibu hamil yang melahirkan ini baru pulang dari Jakarta dan kos di pasar unit II. Sebelum ke unit II sempat mampir di Bandarjaya selama tiga hari dan kontak dengan kedua orang tuanya,” kata dia.

Selanjutnya, pada 9 September 2020, hasil uji swab kedua orang tuanya positif. “Alhamdulillah, bayi yang dilahirkan pasien 12 sudah swab negatif. Bayi ini dirawat di RSUD Tubaba dan berbeda ruangan dengan ketiga keluarganya yang positif,” ujar Majril.

Majril mengimbau masyarakat dapat tetap mematuhi protokol kesehatan, selain memakai masker dan mencuci tangan juga diminta menjauhi kerumunan dan menjaga jarak.

“Selain mematuhi protokol kesehatan, pak bupati juga sudah menghimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan keluar daerah terutama daerah zona merah Covid-19. Sebab, 10 pasien dari 14 pasien covid-19 merupakan klaster Jakarta,” kata dia.

Dia menjelaskan saat ini jumlah pasien positif covid-19 di kabupaten setempat tercatat sebanyak 14 pasien positif dan 11 diantaranya dinyatakan sembuh.

“Pasien yang dirawat di RSUD Tubaba ada tiga pasien, mereka berstatus satu keluarga,” tutupnya.  (LP)

Share