Satukan Persepsi, Pemprov Dan Kabupaten/Kota Gelar Rakor Cepat Tanggap Covid-19 Melalui Video Conference

0
6

Kalianda, etalaseinfo.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan metode video conference, Kamis (26/3/2020) pagi.

Rakor itu dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara Pemprov Lampung dengan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait pencegahan penyebaran virus Corona alias Covid-19 serta penanganan dampak yang terjadi di masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial.

Rakor itu dihadiri Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim didampingi Sekda Provinsi, Fahrizal Darminto, dan diikuti Sekda Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, setiap Sekretaris Daerah juga diminta untuk menjelaskan langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan terkait penanganan penyebaran Covid-19 di daerahnya. Termasuk alokasi anggaran yang disiapkan untuk penanganannya.

Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, yang mendapatkan kesempatan pertama dalam sesi tanya jawab tersebut, menuturkan, Pemerintah Kabupaten Selatan telah melakukan berbagi upaya untuk mengatisipasi dan mencegah penyebaran virus Covid-19.

Seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media hingga melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik.

Kemudian melibatkan seluruh pelaku usaha yang ada di Lampung Selatan untuk berpartisipasi dalam penangan virus Corona.

Disamping itu, Thamrin melanjutkan, pihaknya juga telah berkali-kali melakukan sidak ke Pelabuhan Bakauheni yang dipimpin langsung Plt Bupati, H. Nanang Ermanto.

Dalam berbagai kesempatan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meminta kepada PT ASDP Indonesi Fery (Persero) agar memperketat Pelabuhan Bakauheni sebagai tempat keluar masuknya arus penumpang maupun barang.

“Dari pengamatan kami disana (Pelabuhan Bakauheni) masih longgar. Masih banyak penumpang tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan dalam SOP penanganan Covid-19. Untuk itu ami mohon pak gubernur memperhatikan hal ini. Sehingga apa yang kita kerjakan tidak sia-sia,” kata Thamrin, melalui video conferene di rumah dinas bupati setempat.

Lebih lanjut Thamrin mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menyediakan anggaran Rp.16,48 miliar untuk penanganan Covid-19.

“Ini sudah dirapatkan dengan TAPD. Kita siapkan anggaran sebesar Rp.16,48 miliar atau 0,70% dari APBD,” ungkapnya. (kmf)