SBMI Lampung Bekerja Sama Dengn Pemerintah Desa Margatoto Galang Donasi Masker

0
1
Posko penggalangan donasi masker yang dilaksanakan oleh SBMI Lampung dan Pemdes Margototo, Lampung Timur untuk pekerja migran Indonesia yang kekurangan masker.

Lampung Timur – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Provinsi Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur menggalang donasi masker untuk pekerja migran di wilayah administratif Hongkong.

“Iya kita mendengar kawan-kawan pekerja migran dari Indonesia yang berada di Hongkong kekurangan masker untuk mencegah virus corona. Makanya kita galang donasi masker,” kata Ketua SBMI Lampung, Sukendar, di Margoto, Lampung Timur, Senin.

Dikatakanya, masker saat ini menjadi hal yang penting untuk mencegah virus corona, dan saat ini ketersediaan masker tersebut di Tiongkok dan Hong Kong kurang.

“Masker di sana sangat langka, padahal dibutuhkan oleh teman-teman pekerja migran kita. Dan ternyata di Indonesia bahkan di sini juga langka dan harganya  naik berkali lipat,” kata pria yang juga Kepala Desa Margototo tersebut. 

Lampung Timur, lanjut Sukendar, merupakan daerah pengirim tenaga kerja terbesar di Provinsi Lampung dan banyak masyarakat Lampung Timur bekerja di wilayah terdampak virus corona.

Oleh karenanya, pihaknya ingin mengajak masyarakat dan Pemkab Lampung Timur untuk peduli terhadap pekerja migran yang ada di wilayah terdampak virus corona.

“Jadi teman-teman SBMI itu banyak menerima pesan kalau teman-teman pekerja migran di sana kekurangan masker. Dan melalui gerakan ini, kita ingin mengajak pemkab dan masyarakat Lampung Timur untuk berdonasi,” ucapnya. 

Sukendar menjelaskan, nantinya hasil donasi dari penggalangan ini akan dikirimkan melalui SBMI pusat yang nantinya akan langsung dikirim ke pekerja migran yang masih kekurangan. 

Ia menambahkan, penggalangan donasi ini hanya dilakukan selama satu hari, namun jika ada masyarakat yang ingin menyumbang masker bisa langsung ke SBMI Lampung atau Pemdes Margototo.

“Kemungkinan penggalangan dana ini akan kita lakukan di wilayah lain seperti di Bandarlampung atau lainnya,” tambahnya. (ANt)