Sejumlah Langkah Akan Diambil Bawaslu Terhadap Paslon yang Abaikan Protokol Kesehatan

Bawaslu Ambil Sejumlah Langkah Terhadap Paslon Yang Abai Protokol Kesehatan

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah.

Bandar Lampung – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 yang digelar di tengah pandemi Covid-19 menjadi sorotan banyak pihak. Sebab, masih banyak pasangan bakal calon kepala daerah dan simpatisannya abai menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal itu juga mendapat sorotan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung. Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan terhadap arak-arakan bakal pasangan calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) di delapan kabupaten/kota, pihaknya melakukan langkah selanjutnya agar tidak terjadi kembali pengerahan banyak massa, berkerumun yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19 dan menjadi klaster baru.

“Pertama, bapaslon yang mendaftar statusnya masih sebagai balon sehingga belum bisa sebagai subjek pelanggaran UU Pemilihan,” kata Khoir, Selasa, 8 September 2020.

Kedua, Bawaslu kabupaten/kota akan meneruskan hasil pengawasan (bukan penerusan pelanggaran pemilihan) yang didapati ada arak-arakan tersebut kepada kepolisian untuk menjadi perhatian. Ketiga, Bawaslu Lampung mengintruksikan Bawaslu kabupaten/kota mengundang seluruh bapaslon dalam rangka koordinasi bersama agar ke depan tidak ada lagi aktivitas yang melibatkan banyak orang dengan tidak memperhatikan protokol Covid-19.

Keempat, Bawaslu Lampung menginstruksikan Bawaslu kabupaten/kota untuk berkordinasi dengan stakeholder terkait (Satgas Covid-19, KPU dan TNI/Polri) untuk mengantisipasi pencegahan pelanggaran Covid-19 pada tahapan penetapan paslon, pengunduian nomor urut, dan kampanye.

Kelima, Bawaslu Lampung akan mendorong KPU membuat pakta integritas paslon terhadap kepatuhan protokol Covid-19 dan disaksikan pihak-pihak terkait. Keenam, meminta pemerintah dan KPU untuk secara masif menyosialisasikan protokol Covid-19 kepada bapaslon dan masyarakat (pemilih). (LP)

Share