Sekelompok Massa di Medan Bakar Mobil Polisi

Medan – Mobil dinas polisi diduga dibakar sekelompok massa di Medan. Petugas pemadam kebakaran kemudian datang memadamkan api.

Pantauan di Jalan Sekip, Medan, sekitar pukul 18.20 WIB, Kamis (8/10/2020) mobil berpelat polisi itu terlihat sudah hangus. Selain hangus terbakar, posisi mobil juga terlihat terbalik di tengah jalan.

Salah satu warga, Dimas Seno, mengatakan dirinya melihat ada kerumunan massa yang membolak-balikkan mobil. Namun, dia tak menjelaskan apakah massa itu merupakan bagian dari massa aksi menolak omnibus law UU Cipta Kerja atau bukan.

“Sekitar sejam yang lalu. Awal kejadiannya saya kurang tahu, tapi yang jelas saya nengok dari tempat saya kerja, udah datang kerumunan massa. Mobil kemudian di balik-balikkan habis itu langsung dibakar,” kata Dimas.

Dimas mengaku tidak tahu persis apakah ada pengemudi atau tidak di dalam mobil itu. Dia juga tak mengetahui persis sejak kapan mobil itu berada di jalan tersebut.

“Pas mobil berhenti, mobil baru dibalik balikkan,” ujar Dimas.

Pihak kepolisian juga masih berada di lokasi. Arus lalu lintas macet.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan ada sejumlah kendaraan dinas Polri yang rusak saat kericuhan terjadi. Kendaraan yang rusak antara lain bus, mobil jenis sedan dan minibus.

“Para pendemo yang terlibat aksi pengerusakan mobil dinas itu telah kita amankan. Kini, mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Tatan.

Demonstrasi menolak omnibus law UU Ciptaker di DPRD Sumut memang sempat ricuh. Ada massa yang melemparkan batu dan botol ke arah gedung DPRD Sumut saat orasi menuntut UU Ciptaker dicabut berlangsung.

Massa kemudian mendorong pagar DPRD Sumut. Polisi berusaha menenangkan massa. Namun karena massa terus berupaya mendobrak pagar, polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. (Dtk)

Bagikan