Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Gelar Rapat Koordinasi Tentang Ketentuan Pembatasan Kegiatan Hajatan

Tulang Bawang, etalaseinfo.com (SMSI) – Sehubungan Surat Edaran Bupati Tulang Bawang tentang Ketentuan Pembatasan Kegiatan Hajatan di Tengah Pandemi Covid-19  yang berakhir tanggal 15 April 2021 maka Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang bersama Forkopimda, MUI, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda mengadakan Rapat Tentang Ketentuan Pembatasan Kegiatan Hajatan di Tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Bapak Ir. Anthoni, M.M. dalam arahannya sekda membahas permasalah yang pertama  Terkait Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia No 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021, harap ditindak lanjuti untuk diteruskan kembali oleh Kepala OPD, Forkopimda, dan Camat kebawah agar seluruh masyarakat dapat memahami adanya surat edaran dimaksud.

Kemudian Surat Edaran tentang Ketentuan Pembatasan Hajatan di Tengah Pandemi Covid-19 di kabupaten Tulang Bawang yang berakhir tanggal 15 April 2021, maka diperlukan adanya ketentuan lanjutan yang perlu kita evaluasi bersama sebelumnya.

Adanya rencana pelarangan sahur dan buka bersama selama bulan ramadhan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang agar tidak ada kegiatan kerumunan yang menambah jumlah pasien Covid-19.

Selanjutnya kegiatan hajatan akan tetap dilarang baik siang maupun malam kecuali akad nikah atau ijab kabul dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Rumusan terkait pembatasan kegiatan hajatan yang sebelumnya mengatur jumlah undangan sejumlah 50 orang diganti menjadi 50 % kapasitas ruangan atau tempat.

Rencana pelarangan adanya makan bersama atau prasmanan di tempat dan diganti dengan nasi kotak untuk dibawa pulang guna menghindari klauster baru Covid-19 yang tanpa sadar menyebarkan virus covid-19 saat makan bersama.

Kegiatan foto bersama dan prosesi salam-salaman dibatasi hanya bagi keluarga dekat, dan yang terakhir Prosesi salam-salaman ditiadakan.

Semoga dengan beberapa usaha dan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang dalam penanggulangan pandemi Covid-19 ini dapat meminimalisir bahkan menekan angka kasus terkonfirmasi, tambahnya. (Kmf)

Bagikan