Sekretaris Partai Demokrat Lampung Di Tahan Polisi

0
12
Penasihat hukum, Ahmad Handoko. (Ant)

Bandarlampung – Polresta Bandarlampung resmi menahan Sekretaris Partai Demokrat lampung Fajrun Najah Ahmad atas perkara dugaan penipuan.

“Kita hormati keputusan penyidik, karena memang itu kewenangan penyidik,” kata penasihat hukum tersangka, Ahmad Handoko di Bandarlampung, Senin malam. Dijelaskannya, sebagai penasihat hukum pihaknya tentu akan segera menyiapkan langkah pembelaan. Pihaknya juga telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

“Kita segera siapkan pembelaan dan juga sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan,” kata dia.

Fajrun Najah Ahmad Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung sebelumnya telah mendatangi Mapolresta Bandarlampung untuk diperiksa sebagai tersangka atas dugaan penipuan dengan pelapor Namuri Yasin dengan kerugian sebesar Rp2,75 miliar.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad dilaporkan ke Mapolresta Bandarlampung oleh Namuri Yasin seorang pemgudaha terkait dugaan penipuan. Laporan polisi tersebut tertuang dalam laporan LP/B/4979/XII/2018/LPG Resta Balam, tanggal 17 Desember 2018. Peristiwa tersebut bermula pada Maret 2017. Saat itu Fajar sapaan akrab Fajrun Najah Ahmad menghubungi Namuri untuk meminjam uang sebesar Rp4 miliar dengan alasan untuk kepentingan partai dalam mempersiapkan pemilihan gubernur (Pilgub).

Saat itu, Namuri memberikan uang kepada Fajar dengan total Rp2,75 miliar dalam dua tahap. Bulan Maret dia memberikan uang sebesar Rp1,5 miliar, kemudian disusul dengan pemberian uang sebesar Rp1,250 miliar. (Ant)