Selama Operasi Zebra Krakatau 2020, 605 Pengemudi Kena Tilang

Wadirlantas Polda Lampung AKBP Muhammad Ali.

Bandar Lampung – Operasi Zebra Krakatau 2020 yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Lampung dan seluruh Satlantas Polresta/res telah usai pada 8 November 2020, yang dimulai sejak 26 Oktober 2020. Total ada 2.208 penindakan (represif) yang dilakukan aparat, dengan rincian 605 tilang, dan 1.603 teguran.

Padahal Mabes Polri sudah mengeluarkan statement terkait tidak ada penilangan selama operasi Zebra Krakatau 2020. Hal tersebut disampaikan Kadiv Humas Mabes Porli, Irjen Pol Argo Yuwono.

Terkait hal tersebut, Wadirlantas Polda Lampung AKBP Muhammad Ali mengatakan, jumlah penilangan dilakukan sebelum adanya arahan dari Mabes Polri. Awalnya, pada operasi Zebra Krakatau 2020, persentase penindakan ditentukan sebesar 20%.

“Waktu awal berjalan memang ada sejumlah penilangan, kemudian beberapa hari ke depan ada arahan tidak melakukan penilangan. Pada operasi ini kami juga mengedepankan upaya preventif dan preemetif, dan edukatif serta simpatik ke masyarakat,” ujarnya di Mapolda Lampung, Senin 9 November 2020.

Terhadap para pelanggar usai tidak adanya penilangan, aparat lebih mengedepankan penindakan jenis teguran, terkait pengendara yang melanggar.

“Dominasi pelanggar, tidak menggunakan helm, dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan,” paparnya.

Sementara Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung AKBL Zulman Topani memaparkan, pada pelaksanaa operasi Zebra Krakatau 2020, terdapat 40 angka kecelalaan lalulintas (lakalantas), turun dari tahun 2019 yakni 43 angka lakalantas.

Kemudian korban meninggal dunia pada operasi zebra tahun ini sebanyak 11 jjwa turun dari tahun 2019 yakni 16 korban meninggal dunia. Korban luka berat tahun ini sebanyak 26 orang, menurun dari tahun 2019 yakni 27 orang. Korban luka ringan pada tahun ini 30 orang, naik dari tahun 2019 yakni, 31 orang.

“Kegiatan lebih diperbanyak seperti edukasi lalulintas, pembagian sembako, dengan mengedepankan protokol kesehatan,” paparnya. (LP)

Bagikan