Setelah 14 Hari Buron, Pembunuh Blantik Sapi Akhirnya Diringkus

0
52

Lampung Tengah, etalaseinfo.com – Meski Sempat viral di media sosial terkait pembunuhan yang di alami blantik sapi  asal lampung timur, di bunuh dan mayatnya di ketemukan di wilayah lampung tengah, kini mulai terungkap.

Tekab 308 Polres Lampung Tengah Dalam waktu 14 hari, berhasil meringkus tersangka Mulyadi yang DPO sebagai pelaku pembunuhan dari tempat persembunyiannya di Sungai Liat, Bangka Belitung .

Polisi terpaksa menghadiahi timah panas karena kepada tersangka yang berusaha melarikan diri. Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah melalui Kanit Resum, Ipda Senna Indarto mewakili Kapolres Lampung Tengah mengatakan, penangkapan terhadap pelaku pembunuhan itu dilakukan timnya yang dibantu oleh tim Resmob Polres Bangka. 

“Setelah dilakukan pengejaran, pelaku ini baru dapat diamankan dari persembunyiannya di Sungai Liat, Bangka Belitung,” kata Ipda Senna Indarto, Kamis, (14/11).  Dijelaskan Senna, kronologis penangkapan terhadap DPO tersebut, sesuai surat perintah Kapolres Lampung Tengah dan Kasat Reskrim Polres setempat.

Dari hasil lidik dan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah melakukan pengejaran di daerah Pulau Beringin, Palembang yang pada saat dilakukan penggerebekan pelaku sudah tidak ada lagi di tempat. Setelah di lakukan penyelidikan, pelaku diketahui melarikan diri ke daerah Sungai Liat, Bangka Belitung.

Tidak ingin kehilangan buruannya, Tim Tekab 308 Polres Lamteng melakukan pengejaran dan penggerebekan tersangka di tempat persembunyiannya yang berada di perkebunan Lingkungan Bedeng Ake, Kelurahan Sinar Jaya Jeletung, Kecamatan Sungai Liat, Bangka Belitung, pelaku akhirnya dapat diamankan berkat bantuan anggota Resmob Polres Bangka. 

“Pelaku yang telah berhasil diamankan, namun pelaku berusaha melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya, DPO pelaku pembunuhan itu sesuai Laporan Polisi nomor : LP/ 1404 -B/X I /2019/ RES LT / PDG LPG Tanggal 31 Oktober 2019, dan surat Daftar DPO :  No 141 / XI / 2019 / RESKRIM Polres Lampung Tengah, Polda Lampung.

Kronologis kejadian pembunuhan yang terjadi pada Kamis (31/10/2019) lalu sekira pukul 18.30 WIB dengan korbannya Sukirno dan Nursidik, saat itu kedua korban berangkat dari Kampung Rantau Fajar Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur dengan mengandarai mobil gren max BE 8818 IX dengan membawa empat ekor sapi dengan tujuan untuk mengantarkan sapi dagangan ke rumah pelaku, sesampai di rumah pelaku korban di beri minum kopi namun kopi yang disuguhkan oleh pelaku ternyata sudah di isi dengan (racun serangga).

Dengan kondisi pingsan, pelaku dengan leluasa menghabisi nyawa korban dengan cara di racun dan di pukul bagian leher korban menggunakan besi yang berada di rumah pelaku. Semuanya dengan maksut, pelaku ingin menguasai sapi yang di antar oleh korban kepada pelaku sebanyak empat ekor tersebut.

Kemudian kedua korban yang sudah dibunuh oleh pelaku di kubur di pinggir sungai dan satu korban di ikat di bawah kayu dalam air sehingga orang tidak bisa menemukan jejak korban.

Kemudian itu pelaku menyuruh rekannya untuk menjual sapi ke arah Lampung Utara namun belum sempat terjual anggota Tekab 308 Polres Lampung Tengah telah menggagalkan penjualan tersebut kemudian pelaku pada saat itu berhasil melarikan diri kearah palembang, jelasnya. Saat ini tersangka sudah di amankan di polres lampung tengah guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku akan dijerat dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati.(Jpn)