Siswa SMP di Lambukibang Reaktif Covid-19

925070 720

Tubaba – Salah satu anak pasien positif Covid-19 di Tulangbawang Barat (Tubaba) dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dilakukan rapid test dalam tracing dan screening yang dilakukan tim gugus tugas kabupaten setempat, Selasa, 28 Juli 2020. Pasien reaktif tersebut berjenis kelamin laki-laki berinisial Re (13), warga Lambukibang yang berstatus sebagai pelajar SMP.  

Pasien reaktif ini sudah dijemput tim medis dan diisolasi di RSUD Tubaba sejak Selasa malam, 28 Juli 2020. Pasien ini merupakan putra pasien positif Covid-19, Ek (49) yang menjadi pasien positif 06 yang berprofesi sebagai penyalur pembantu rumah tangga (PRT) yang memiliki riwayat perjalanan dari  DKI Jakarta. 

“Ya. Hasil rapid test salah satu keluarga pasien 06 dinyatakan reaktif Covid-19. Pasien ini sudah kami isolasi di RSUD Tubaba,” ujar Kadis Kesehatan Tubaba, Majril.

Majril menjelaskan selain putra Ek, sebelumnya tim medis juga mengisolasi tiga pasien reaktif yang kemudian dinyatakan positif terjangkit Covid-19 setelah dilakukan uji swab di RSUD Tulangbawang. Ketiga pasien tersebut, yakni DS (42) dan WA (19), warga Lambukibang, dan TW (26), warga Way Kenanga. Ketiga pasien ini memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Ek.

Ek merupakan tracing dari pasien SK (42) yang ditetapkan menjadi pasien 05 positif Covid-19 di kabupaten setempat. Pasien 05 kini sudah negatif Covid-19 setelah dilakukan uji swab kedua. 

Sedangkan, Ek hasil uji swab kedua dinyatakan masih terjangkit Covid-19. Kedua pasien ini mengawali gelombang kedua setelah keduanya memiliki riwayat pulang dari Jakarta, 12 Juli 2020. 

Sementara itu, dua pasien reaktif yang akan diuji swab adalah Re (13), warga Lambukibang, dan Ad (30), warga Tulangbawang Tengah. “Ya. Sekarang yang kami rawat ada empat pasien positif dan dua pasien reaktif Covid-19. Sedangkan lima pasien positif lainnya sudah dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Terkait pasien reaktif Ad (30), warga Panaragan, berdasarkan keterangan keluarga memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang, Baten dan bukan dari Bekasi, Jawa Barat.

Pasien ini diketahui reaktif Covid-19 setelah melakukan pengecekan bekas luka operasi pen di kaki di salah satu rumah sakit di Metro. Sebelum dilakukan tindakan medis, rumah sakit melakukan rapid test dan hasilnya reaktif Covid-19.

“Pasien ini pulang dari Pulau Jawa karena menjenguk ayahnya yang sakit di Panaragan. Beberapa hari lalu ayahnya wafat dan dia menyempatkan diri berobat di Metro dan hasil rapid test-nya reaktif, makanya kami isolasi juga di rumah sakit” ujarnya. (LP)

Share