Soal Penahanan Ijazah, SMAN 11 Bandar Lampung Diminta Bermediasi dengan Wali Murid

Sekolah Dilarang Menahan Ijazah

Bandar Lampung – SMAN 11 Bandar Lampung mendapatkan protes dari wali murid. Hal itu karena pihak sekolah menahan ijazah sang anak.

Terkait hal itu, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan meminta pihak sekolah melakukan mediasi dengan wali murid. Hal itu agar murid tak mendapat kesulitan untuk meneruskan karirnya.

Ia mengungkapkan sekolah harus memberikan solusi kepada murid tersebut. Jika murid memang berasal dari keluarga yang tidak mampu maka harus dibantu.

“Jika keluarganya tidak mampu, kita juga akan bantu supaya ijazahnya bisa dikeluarkan,” kata Yanuar, Jumat, 28 Agustus 2020.

Anggota Fraksi PDIP itu juga menambahkan pihaknya akan mempelajari kasus tersebut. Jangan sampai murid tersebut terhambat dan sekolah jangan sampai terhakimi.

“Sekolah juga punya masalah pendanaan, kita akan pelajari lagi dan mendorong untuk melakukan mediasi antara wali murid dan sekolah,” kata dia.

Sebelumnya, SMAN 11 Bandar Lampung melakukan penahanan ijazah karena murid belum melunasi biaya sumbangan pembangunan sekolah (SPS). Hal itu dialami kakak-beradik warga Sukarame II, Telukbetung Barat. (LP)

Share