Tak Jauh Dari Jakarta, Curug Barong Pas Buat Basah-basahan

Sentul 2 169

Sentul – Popularitas Curug Barong boleh dibilang kalah jauh dari Leuwi Hejo yang sama-sama berada di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tapi, curug ini menjadi pilihan pas buat ngadem karena sepi.

Leuwi Hejo menjadi primadona di antara curug yang tak jauh dari ibu kota Jakarta, yakni ada di Karangtengah, Babagan Madang, Sentul karena lokasinya tak jauh dari parkiran mobil. Leuwi Hejo juga sudah memiliki jalur jalan kaki semen kasar, sehingga tidak licin saat hujan.

Andai traveler bersusah payah sedikit untuk mengikuti jalan setapak atau melangkah dari batu ke batu di sungai di atas Leuwi Hejo, traveler bisa berendam di curug lain. Pertama, traveler bakal menemui Curug Benjol kemudian treking ke atas sedikit lagi akan ada pecahan Curug Barong.

Nah, tepat di atas pecahan area itu terdapat Curug Barong. Curug Barong bukan curug dengan air terjun yang tinggi. Tapi, dinginnya air dan derasnya alirannya cukup membuat traveler rileks.

Sentul 169

Andai traveler memilih untuk mengikuti jalan setapak, cuma butuh waktu 30 menit dari pintu masuk Lewi Hejo sampai ke Curug Barong itu. Tapi, durasi bisa lebih panjang jika memilih naik turun batu di tengah sungai. Selain jalur lebih panjang, jalur batu di tengah sungai membutuhkan kejelian ekstra. Salah pilih pijakan, bisa runyam.

Tapi, kesulitan di perjalanan itu bakal dibayar tuntas setelah sampai di tujuan. Air di Curug Barong yang merupakan aliran air dari Sungai Cirangrang memiliki air yang jernih.

“Curug Barong ini enggak terlalu dalam, sekitar 2 meter, jadi relatif aman untuk traveler dewasa. Kalau untuk anak-anak ada di pecahan yang bawah tadi,” kata Arman dari operator Sebex kepada detikTravel, akhir pekan lalu.

“Asyiknya, berendam di curug ini sepi. Apalagi, saat COVID-19 begini karena orang-orang takut keramaian. Ini tempat yang pas untuk menghindari kerumunan,” Arman menambahkan.

Untuk menuju curug-curug di atas Leuwi Hejo ini, traveler bisa meminta bantuan guide. Operator hiking Indonesia Trail Walker yang bernaung di bawah Sebex mematok biaya sebesar Rp 200 ribu per orang, dengan minimal wisatawan 2 orang dalam satu kali trip. Uang itu digunakan sebagai biaya untuk guide, P3K, dan dokumentasi.

“Saat ini, cuma dibuka satu pintu masuk, melalui Leuwi Hejo untuk menuju curug-curug yang ada,” kata dia.

Sementara itu, salah satu peserta hiking, Brigitta Secylia, puas dengan jalur trek yang dilaluinya. Apalagi, traveler dari Tanjung Priok itu cukup lama tinggal di rumah setelah DKI Jakarta menerapkan PSBB.

“Biaya 200 ribu per orang itu lebih tinggi ketimbang yang ditawarkan operator lain. Tapi, setelah melihat rute hikingnya, setidaknya mengobati kerinduan hiking setelah lama terkurung di Jakarta. Apalagi pas sampai di curug, bisa rileks,” Sesil, sapaan karib Brigitha Sesilya, menambahkan.

“Jangan salah pilih alas kaki, karena di beberapa spot licin. Bawa tas yang nyaman, biar pas melompat dari batau ke batu enggak jatuh di lubang kenangan hehehe. Plus jangan lupa buang sampah di tempatnya,” dia menambahkan.

Traveler dari Tangerang, Yusra Ismail, bahkan sudah merasakan petualangan sejak mengemudikan kendaraannya dari Sentul menuju Leuwi Hejo. Dia makin antusias kala melewati rute bebatuan di sungai.

“Tempat yang bagus untuk wisata, enggak jauh dari Jakarta. Jalan menuju lokasi start di Leuwi Hejo cukup menantang karena saya mengemudi mobil sendiri ya, karena jalannya sempit dan harus bergantian dengan kendaraan lawan arah,” kata Yusra.

“Waktu untuk hiking, apalagi untuk menuju Curug Barong, sebaiknya dari pagi, supaya dapat banyak spot curug sekaligus. Rute hikingnya seru, karena beberapa kali harus memanjat bebatuan besar dan melewati sungai,” ujar dia. Dtk)

Share