Tak Mau Bertanggung Jawab Jadi Motif Pelaku Bunuh Pacar Yang Hamil 6 Bulan

Ilustrasi Pembunuhan 23 20150522 145348

Pesawaran – Tak ingin bertanggung jawab atas janin yang sedang dikandung oleh Dwi Ana (16), WAH (18) tega membunuh korban dengan mengikat kedua tangan korban dan membuangnya ke sungai. Mayat korban ditemukan mengapung di Sungai Ledeng, Desa Rejoagung, Kecamatan Tegineneng.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero, Aria Radmantyo, mengatakan salah satu dari dua pelaku yang berhasil diamankan Polres Pesawaran, merupakan pacar korban.

“Iya kita sudah mengamankan dua pelaku, WAH (18) dan CHAN (18) yang keduanya merupakan warga Desa Bumiagung, Kecamatan Tegineneng. WAH ini yang pacar korban,” jelasnya, Senin, 24 Agustus 2020.

Dia mengatakan dugaan sementara pelaku tega menghabisi nyawa korban lantaran korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku atas kehamilan korban.

“Pelaku nekat membunuh korban karena korban ini hamil dan meminta pertanggungjawaban pelaku, hingga akhirnya pelaku memilih untuk melakukan pembunuhan tersebut,” ungkapnya.

AKBP Vero mengatakan dari keterangan pelaku, korban sedang mengandung kurang lebih 6 bulan. Lokasi penemuan mayat korban berjarak 1 km dari lokasi pembuangan tubuh korban ke sungai.

“Kejadiannya tanggal 20 Agustus malam, sekitar pukul jam 20.00 WIB. Korban dikelabui oleh pelaku dan rekannya dengan mengikat kedua tangan korban dengan alasan pengobatan dukun. Namun rupanya para pelakusecara bersama sama mengangkat dan melempar korban ke sungai,” ujarnya. (LP)

Share