Tak Pakai Masker Di Tubaba Bakal Kena Teguran Hingga Denda

Pemkab Tubaba Bahas Penyusunan Perbup Korona

Panaragan – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan memperketat protokol kesehatan di semua fasilitas umum dan perkantoran termasuk tempat usaha dan wisata. Hal tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19.

Penerapan pedoman penerapan disiplin, dan protokol kesehatan tersebut akan diatur dalam peraturan bupati (Perbup) yang saat ini sedang digodok bersama tim gugus tugas penanganan Covid-19 di kabupaten setempat.

Dalam rancangan perbup tersebut, bagi pelaku usaha dan warga yang melanggar akan dikena sanksi tegas, mulai dari teguran, denda hingga sanksi sosial membersihkan fasilitas umum. Perbup ini akan diterapkan setelah tim gugus tugas menyepakati.

“Rancangan Perbup tentang disiplin protokol kesehatan sudah disusun. Sebelum diterbitkan, pemkab sedang meminta masukan dan usulan semua elemen masyarakat terutama aparat penegak hukum,” ujar Plh. Sekretaris Kabupaten setempat, Novriwan Jaya sesuai menggelar rapat dengan tim gugus tugas, kepada lampost.co, Senin 14 September 2020.

Novriwan menjelaskan dalam perbup disiplin protokol kesehatan tersebut akan mengatur pelaksanaan aktifitas mulai dari perkantoran, idustri, pasar tradisional, pertokoan, hotel dan penginapan serta tempat wisata, resepsi pernikahan/pesta dan pelaksaan pendidikan.

Selanjutnya, pelaksaan aktifitas di restoran dan warteg, tempat fasilitas olahraga, event kegiatan olahraga, moda tranportasi, kegiataan keagamaan dan rumah ibadah dan kegiatan pendidikan.

“Ada 18 pelaksaan aktifitas masyarakat yang wajib mengikuti disiplin protokol kesehatan. Setelah perbup ini disepakati langsung ditetapkan dan langsung diterapkan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan disiplin protokol kesehatan yang wajib dipatuhi adalah memakai masker, menjaga jarak. Bagi fasilitas umum, perkantoran, restoran dan tempat wisata diwajibkan menyiapkan tempat air dan sabun untuk cuci tangan.

“Nah, untuk yang melanggar akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga sanksi hukuman dan denda,” ungkapnya.

Penerapan disiplin protokol kesehat a tersebut akan diberlakukan hingga ditingkat tiyuh/desa. Bahkan, aparatur tiyuh juga diwajibkan memantau warga maupun pendatang yang masuk terutama yang datang dari daerah zona merah.

“Langkah ketat ini dilakukan untuk memutus matarantai penularan covid-19 di kabupaten ini. Penerapan ini harus didukung dan juga perlu kesadaran penuh masyarakat. Sebab, hngga saat ini, tercatat sebanyak 14 warga Tubaba telah terjangkit virus corona ini, dan 11 diantaranya dinyatakan sembuh,” kata dia. (LP)

Share