Tambahan 7 Bahan Ini Bisa Membuat Racikan Kopi Tidak Sehat

Tambahan 7 Bahan Ini Bisa Membuat Racikan Kopi Tidak Sehat 2

Jakarta – Meracik kopi yang sehat ada triknya. Jangan tambahkan 7 bahan ini pada racikan kopi karena bisa membuat kalori secangkir kopi lebih tinggi.

Terbiasa minum kopi? Pastikan kamu mengonsumsi kopi yang tepat supaya mendapat manfaat sehat dari minuman berkafein ini. Sebaiknya pilih kopi lokal yang digiling fresh supaya aroma dan rasanya juga lebih nendang. Kamu bisa pilih yang beraroma buah, bunga hingga kacang. Pun rasanya ada yang lebih seperti mocha atau cokelat.

Setelah memilih jenis kopi yang tepat, perhatikan cara meraciknya. Paling bagus memang mengonsumsi kopi hitam saja, tanpa gula atau pemanis buatan. Hindari memasukkan banyak bahan tambahan untuk meracik kopi.

Apalagi jika bahan itu pemanis yang sifatnya bisa menambah kalori. Nah, alih-alih mendapat manfaat sehat, kamu justru bisa merasakan dampak sebaliknya. Apa saja bahan terlarang untuk meracik kopi?

rangkuman informasinya dari Eat This Not That (11/9) seperti berikut:

1. Krimer instan

Banyak restoran atau coffee shop menyediakan krimer instan kemasan yang praktis. Meski bisa membuat kopi lebih gurih dan kental, sebaiknya krimer instan tidak dipakai. Pasalnya produsen kerap menambahkan zat sintetis sebagai pengawet untuk produk ini.

Salah satu yang sering dipakai adalah natrium fosfat. Meski tergolong aman dikonsumsi, mengasup terlalu banyak bahan aditif ini berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Karenanya lebih baik tidak menambahkan krimer instan sama sekali.

2. Pemanis buatan

Selain krimer, pemanis buatan kerap membuat peminum kopi tergoda untuk menambahkannya. Jenis pemanis buatan ada banyak, termasuk yang menawarkan nol kalori. Tapi bagaimana faktanya? Beberapa penelitian menunjukkan hasil berbeda.

Sebagian ada yang mengaitkan pemanis buatan nol kalori bisa membantu menurunkan berat badan, namun penelitian Harvard Health menemukan sering konsumsi pemanis buatan bisa memicu keinginan mengonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan lainnya. Sayangnya makanan kategori ini biasanya minim nutrisi dan berkalori tinggi. Sehingga berdampak kurang baik untuk kesehatan jangka panjang.

3. Krimer

Krimer di pasaran ada banyak jenisnya. Selain krimer instan kemasan, ada krimer dengan perasa tambahan. Krimer ini biasanya tidak terbuat dari susu sungguhan. Ada banyak kandungan gula di dalamnya.

Satu sendok makan (sdm) krimer berperasa bisa mengandung 5 gram gula. Jadi jika kamu memasukkan 3 sdm krimer, sama saja sudah membiarkan tubuh mengasup 15 gram gula hanya dari secangkir kopi. Selain itu krimer berperasa juga mengandung bahan pengawet dan bisa meningkatkan kadar kolesterol akibat kandungan minyak di dalamnya.

4. Sirup perasa

Saat pesan kopi di coffee shop, sering kali kamu tergoda dengan penambahan sirup perasa. Selain memberi rasa manis, sirup ini juga menghadirkan rasa dan aroma tambahan. Seperti karamel, vanilla, atau hazelnut.

Bagi yang sedang diet atau jalani pola hidup sehat, penambahan sirup perasa pada secangkir kopi adalah hal terlarang. Jika biasanya secangkir late hanya mengandung 7 gram gula, saat ditambahkan sirup perasa ini jumlahnya bisa melonjak jadi 58 gram!

5. Gula pasir

Gula pasir hampir selalu ada di setiap rumah. Sifatnya yang serbaguna juga dipakai untuk memaniskan kopi hitam atau kopi susu. Sayangnya orang-orang berakhir terlalu banyak menambahkan gula pasir.

Perlu diketahui, gula pasir memiliki indeks glikemik cukup tinggi yaitu 58. Artinya gula pasir bisa lumayan cepat meningkatkan kadar gula darah saat dikonsumsi. Untuk asupan maksimal gula pasir per hari adalah 50 gram. Jumlahnya setara 4 sdm termasuk yang dipakai untuk makanan lain selama seharian penuh.

6. Krimer keto

Pelaku diet keto kerap mengonsumsi krimer khusus yang mengandung banyak minyak. Jenis krimer ini juga tidak bagus dikonsumsi berlebihan. Sebab ada kandungan lemak jenuh yang meningkatkan risiko sakit jantung dan penambahan berat badan.

Satu sdm krimer berminyak ini bisa mengandung 120 kalori dan 10 gram lemak jenuh. Jumlah ini sudah memenuhi 50 persen asupan lemak harian yang disarankan. Kalau kamu diet keto, sebaiknya pilih krimer yang rendah lemak dan rendah gula.

7. Susu kental manis

Satu lagi bahan terlarang yang sebaiknya tidak ditambahkan dalam secangkir kopi. Susu kental manis memang bisa membuat kopi makin legit nikmat, namun dampak kesehatan darinya patut diwaspadai.

Dua sdm susu kental manis, misalnya, mengandung 22 gram gula dan 130 kalori. Jumlah ini sangat tinggi dan sudah mendominasi asupan gula harian yang disarankan. Nah, kalau mau rasa manis alami untuk kopi, kamu bisa beralih pada susu almond, kayu manis, madu, atau bubuk kakao yang tidak manis. (Dtk)

Share