Tanggapan soal Aksi Penolakan UU Omnibus Law, Wali Kota Herman HN Berikan Klarifikasi

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Herman HN memberikan klarifikasi perihal tanggapannya terhadap aksi penolakan UU Cipta Kerja yang dilakukan buruh dan mahasiswa pada pemberitaan media masa sebelumnya. 

Klarifikasi yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ahmad Nurizki Erwandi menyatakan Wali Kota tidak bermaksud melarang aksi yang ditujukan langsung kepada Pemerintah Pusat. “Mencermati pemberitaan terkait wawancara saya kemarin dengan media, maka saya perlu mengklarifikasi beberapa hal bahwa saya sebagai wali kota tidak pernah menyatakan melarang mahasiswa dan buruh melakukan kegiatan unjuk rasa terkait UU Omnibus Law,” ujarnya dalam pers rilis, Kamis, 8 Oktober 2020. 

“Saya hanya memandang aksi menyampaikan aspirasi itu akan lebih efektif jika dilakukan di Pemerintah Pusat dan DPR. Sebab, produk UU adalah hasil kerja dari Pemerintah Pusat dan DPR sehingga penyampaian aspirasi itu bisa lebih cepat dan efektif disampaikan ke perwakilan Pemerintah Pusat yang ada di daerah,” katanya. 

Menurut Wali Kota, aksi yang sifatnya mengumpulkan banyak orang itu berpotensi besar terjadinya penularan wabah Covid-19 yang masih ada sampai saat ini.

“Pernyataan saya kemarin juga didasari kondisi Bandar Lampung ini sedang dalam kondisi darurat wabah Covid-19, maka saya sangat mengkhawatirkan keselamatan anak-anak mahasiswa dan kawan-kawan buruh akan tertular Covid-19,” ujarnya. 

Perihal kepedulian terhadap mahasiswa dan buruh pun, Pemkot selalu mengedepankan akan pendidikan anak di Bandar Lampung sampai bangku perkuliahan. Begitu juga soal kesejahteraan buruh, Pemkot kerap mengeluarkan aturan untuk menaikkan gaji buruh setiap tahun agar sejahtera. 

“Sebagai wali kota, selama ini justru saya sangat mendukung mahasiswa, saya buktikan sudah ribuan anak di Bandar Lampung ini saya biayai kuliah secara gratis di Unila, Itera, dan UIN Radin Intan. Semua kegiatan mahasiswa baik BEM maupun ekstrakampus selalu saya bantu dan dukung. Begitu juga dengan kehidupan buruh pun saya selaku wali kota selalu mendukung kesejahteraannya, saya buktikan dengan kebijakan selalu menaikkan upah buruh setiap tahun sehingga upah buruh di Bandar Lampung tertinggi di Lampung dan saya pastikan tahun depan upah buruh juga naik,” katanya. 

Terakhir, dikarenakan tahun ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada, Herman HN mengajak semua pihak untuk menyukseskannya. 

“Mari berpolitik dengan santun dan bijak, jauhi perilaku politik pembunuhan karakter, jauhi perilaku politik uang, dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan mengendepankan protokol kesehatan Covid-19,” katanya. (LP)

Bagikan