Terkait Keluhan Pelanggan, YLKI Minta PLN Segera Tanggapi Keluhan

20200613131243 Img 3392

Bandarlampung – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung Subadra Yani Moersalin meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera menanggapi keluhan pelanggan atas kenaikan tarif listrik.

“Kami meminta kepada Perusahaan Listrik Negara agar segera menjelaskan kepada pelanggan alasan kenaikan tarif listrik, yang membebani pelanggan,”. Ujar Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung Subadra Yani Moersalin, di Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengatakan telah banyak aduan konsumen yang masuk ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Lampung mengenai permasalahan kenaikan signifikan tarif listrik selama pandemi COVID-19.

“Telah banyak aduan ke kami atas permasalahan ini, masyarakat menjadi risau karena terbebani. Dan PLN sudah menjelaskan alasan mereka menaikkan tarif listrik karena adanya penerapan WFH (work from home) Namun ini belum secara luas sampai ke konsumen,” katanya.

Menurut Subadra, seharusnya Perusahaan Listrik Negara lebih masif dalam memberi tanggapan dan penjelasan mendalam mengenai alasan atas adanya kenaikan tarif listrik dan tata cara pencatatan penggunaan listrik secara mandiri.

“Penting sekali memberi sosialisasi kepada pelanggan untuk memberikan dan menjaga kepercayaan atas kinerja. Seharusnya PLN dapat membuat surat resmi yang ditujukan kepada masing-masing pelanggan yang disertakan dalam surat tagihan. Dan memastikan semua pelanggan menerima informasi tersebut, sehingga situasi seperti ini dapat dihindari,” katanya.

Ia mengatakan sebagai langkah antisipasi dan mengurangi kerisauan, masyarakat dapat mencermati penggunaan secara mandiri, dan melakukan penghitungan pemakaian untuk mengajukan komplain.

“Saya berharap masalah ini dapat segera diselesaikan agar keresahan masyarakat dapat berkurang di tengah pandemi, dan masyarakat dapat melakukan pencatatan dan melakukan penghitungan secara mandiri untuk mengajukan komplain,” ujarnya. (Ant)

Share