Terkait Sengketa Hasil Pleno KPU Bandar Lampung, Bawaslu Siap Tangani Langsung

Bawaslu Siap Tangani Sengketa Hasil Pleno Kpu Bandar Lampung

Bandar Lampung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung menyatakan siap menangani sengketa hasil pleno rekapitulasi dukungan bakal calon independen (bacaden) yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung. 

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candra Wansyah mengatakan pihaknya hanya menunggu apa yang disengketakan oleh bacaden Ike Edwin- Zam Zanariah yang tidak puas dengan keputusan KPU kota setempat.

“Ya kita tunggu saja di tiga hari kerja sampi hari Rabu (26 Agustus 2020) apakah bacalon tersebut akan menggugat ke Bawaslu Kota Bandar Lampung atau tidak,” ujarnya, Senin, 24 Agustus 2020.

Untuk proses sengketa, tiga hari kerja terhitung sejak Senin-Rabu (24-26 Agustus). “Hari kerja digunakan pada tahapan penerimaan permohonan, registrasi permohonan, dan tindak lanjut putusan. Hari kalender digunakan pada tahapan musyawarah. Jadi hari penerimaan permohonan di Senin, Selasa, Rabu,” ujarnya.

Jika melampaui batas tersebut, kata Candra, maka sengketa hasil pleno KPU yang telah berlangsung pada Jumat (21 Agustus 2020) itu tidak dapat diproses. Namun, jika bacaden, pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah melakukan sengketa pada waktu yang ditetapkan, maka Bawaslu punya waktu 12 hari untuk menangani proses sengketa.

“Setelah kita registrasi, maka berlaku 12 hari dalam hal kita melakukan persidangan ajudikasi. Apabila nanti tidak ada titik temu dalam mediasi antara kedua belah pihak,” jelas Candra.

Sebelumnya, bakal calon Walikota Bandar Lampung Ike Edwin tidak menerima hasil rekapitulasi dukungan perbaikan yang telah dilakukan jajaran KPU kota setempat. Menurut Ike, banyak dukungan yang semestinya memenuhi syarat (MS) namun dimasukkan dalam kategori tidak memenuhi syarat (TMS). (LP)

Share