Tersandung Kasus Korupsi, BKPPD Lamtim Proses SK Pemberhentian ASN

Bkppd Lamtim Proses Sk Pemberhentian Asn Tersandung Kasus Korupsi

Sukadana – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lamtim akan memproses draft SK pemberhentian sementara status oknum Kepala UPTD Puskesmas Batanghari, EN (46), sebagai apartur sipilnegara (ASN).

EN akan diberhentikan sementara statusnya sebagai ASN karena diamankan jajaran Polres Lamtim atas dugaan tindak pidana korupsi dengan meminta sejumlah uang kepada para calon tenaga kerja sukarela (TKS) di UPTD yang dipimpinnya.

Namun, draft SK pemberhentian sementara status EN sebagai PNS tersebut baru dapat diproses setelah pihak BKPPD Kabupaten Lamtim menerima salinan surat perintah penahanan dan penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka dari penyidik Polres Lamtim.

Kepala BKPPD Kabupaten Lamtim, Mohammad Ridwan, didampingi Sekretaris BKPPD Sis Dwiyanto, Senin, 24 Agustus 2020 menjelaskan oknum kepala UPTD Puskesmas Batanghari yang diduga tersandung tindak pidana tersebut memang harus segera diberhentikan sementara sebagai ASN. Sebab, memang ada aturan atau ketentuan yang mengaturnya yaitu PP No.11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Dimana dalam PP No.11 tahun 2017, Pasal 267 butir c disebutkan bahwa ASN diberhentikan sementara jika ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana.

“Karena sudah ditangkap dan ditahan oleh pihak Polres Lamtim karena dugaan tindak pidana korupsi, maka sesuai dengan PP No.11 Tahun 2017 tersebut memang harus diberhentikan sementara,” kata Ridwan. (LP)

Share