Tersebar di 4 Kecamatan, Positif Covid-19 Lampura Bertambah 26

Positif Covid 19 Lampura Bertambah 26 Tersebar Di 4 Kecamatan

Kota Bumi – Sebanyak 26 warga Kabupaten Lampung Utara positif terpapar covid-19. Hal itu berdasarkan hasil swab test Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Sabtu, 12 September 2020.

Kepala Sekretariatan Satgas Penanganan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi, sekaligus Plt Kadiskominfo mengatakan ke-26 warga terkonfirmasi tersebut merupakan hasil tracing dari kasus sebelumnya di Kecamatan Abung Barat, dan Kotabumi.

“Ini adalah hasil tracing kota terhadap 40 orang lebih yang melakukan kontak erat terhadap kasus terkonfirmasi di dua kecamatan,” kata Sunny saat menggelar konfrensi pers di Posko GTPP Gedung Korpri Kotabumi, Sabtu, malam.

Menurutnya, 26 orang tersebut tersebar di 4 kecamatan. Yakni, 3 orang di Kecamatan Kotabumi Selatan, 10 orang Kotabumi, 12 orang Abung Barat, dan 1 orang Bukit Kemuning.

Ia menambahkan sampai dengan saat ini jumlah total warga terkonfirmasi covid-19 di Lampung Utara mencapai 76 kasus. Dengan rincian 46 warga terkonfirmasi dalam proses isolasi, 28 orang telah selesai proses isolasi, dan 2 orang meninggal dunia.

Sanny menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan tracing terhadap 183 orang. Sebanyak 97 orang dalam pantauan (ODP)yang kontak erat dengan kasus terkonfirmasi sebelumnya, lalu ada 86 pelaku perjalanan ODP.

“Pemerintah berharap dengan kejadian ini dapat lebih memperketat pelaksanaan disiplin protokol kesehatan diera newnormal saat ini. Sehingga dapat meminilisir penyebaran covid-19, mengingat kejadian ini mengalami peningkatan paling besar,” tambahnya.

Merujuk data GTPP, setidaknya ada lima aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah. Satu di antara tenaga kesehatan (nakes) dan dua lainnya tenaga pendidikan (tendik).

“Pemerintah daerah menginstruksi kebawah, agar dapat mengaktifkan kembali fasilitas isolasi yang sebelumnya tersedia di desa-desa, dengan diawasi ketat. Baik itu aparatur desa, warga sampai kepada uspika di kecamatan.

Serta memperketat pelaksanaan protokol kesehatan, dan berharap kepada elemen masyarakat dapat menerima juga memberikan support kepada warga sedang menjalaninya (isolasi),” pungkasnya. (LP)

Share