THR Tak Cair Ribuan ASN Bandar Lampung Kecewa

Bandarlampung, etalaseinfo.com -Sungguh malang nasib aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandarlampung. Disaat puluhan ribu pegawai lain di Provinsi Lampung sudah menikmati gaji 14 atau tunjangan hari raya (THR), justru mereka gigit jari.

Hingga hari Selasa (19-5-2020) kemarin, belum ada tanda- tanda THR tersebut akan dibayarkan. Sedangkan hari kerja sebelum libur lebaran hanya sampai Rabu (20-5-2020) hari ini.

Sumber terpercaya di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandarlampung menyebut, realisasi THR ASN pemkot baru akan dibayarkan pada Juni 2020 mendatang, “Penyebabnya, kas daerah (Kasda) kosong. Kemarin ada duit, tapi habis tersedot untuk membayar insentif Ketua RT dan tunjangan kinerja (tukin) pegawai,” ungkapnya kepada wartawan harian  momentum.com, Selasa (19-5-2020).

Y, seorang ASN golongan II di Pemkot mengeluhkan soal THR yang belum juga dibayarkan. Padahal, kebutuhan hidup sangat banyak di tengah himpitan corona virus disease 2019 (covid-19). Terlebih, gaji bulanan sudah dipotong karena mengajukan pinjaman di bank. Sehingga, untuk kebutuhan lebaran dan pembayaran zakat fitrah hanya mengandalkan THR.

“Gaji sudah habis dipotong cicilan bank. Untuk membayar zakat dan kebutuhan lebaran kami hanya mengandalkan THR. Tapi kalau tidak dibayar begini bagaimana?” keluhnya. Disebutkannya THR setara dengan gaji pokok sebulan. “Kami hanya dapat merasakan gaji penuh satu tahun sekali, ya dari THR itu. Karena tanpa adanya potongan,” ujarnya. Dengan dasar itu, dia sangat berharap walikota membayarkan THR mereka. “Kami tunggu besok (hari ini red). Karena besok hari terakhir kerja, habis itu libur. Masa di daerah lain sudah cair, di sini belum,” tegasnya.

Senada dengan Y, pegawai lainnya menyebut informasi yang didapat THR akan dibayarkan pada Juni mendatang, bersamaan dengan gaji bulanan. Menurutnya, alasannya saat ini Pemkot tidak memiliki anggaran untuk membayar THR.

“Bendahara bilang bulan Juni, bareng gaji. Karena di kasda tidak ada duit, jadi semua ASN Pemkot menjerit,” keluhnya sambil mewanti-wanti namanya tidak disebutkan. Dia mempertanyakan alasan Pemkot tidak membayarkan THR. Padahal di kabupaten/kota lainnya sudah terealisasi.

“Kenapa daerah lain bisa, tempat kita tidak? Kalau alasan situasi covid-19, toh kondisinya sama saja. Kan didaerah lain juga pandemi. Tapi mereka bisa bayar, kenapa kita tidak. Kan aneh,” imbuhnya.

Terpisah, ASN lain juga mengeluhkan hal serupa. Dia berharap Pemkot segera membayarkan THR tersebut, terlebih sebentar lagi masuk libur dan cuti bersama. “Kami juga butuh THR. Itu untuk kebutuhan lebaran. Anak di rumah sudah minta baju baru dan kebutuhan lain. Saya bingung jadinya,” jelasnya.

Dikonfirmasi terkait jumlah ASN di Pemkot Bandarlampung, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bandarlampung Wakhidi tidak menjawab. Saat dihubungi nomor ponselnya tidak aktif.

Sementara, Kepala BPKAD Bandarlampung, Wilson Faisol ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon ke nomor 0812-7222-XXXX, tidak merespon. Begitu juga saat dikirim pesan singkat SMS (short message service) tidak dijawab. (Mmt)

Share