Tim Satgas PBD Lamsel Turun Langsung Berikan Bantuan dan Solusi Atasi Banjir

20200614 053511

Lampung Selatan, etalaseinfo.com – Curah Hujan yang tinggi beberapa hari terakhir membuat beberapa desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan terendam banjir.
Menanggapi masalah tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto membentuk Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kabupaten Lampung Selatan untuk memberikan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Tim satgas yang di bagi menjadi 7 kelompok tersebut menyebar keseluruh desa. Salah satunya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Burhanuddin, yang tergabung dalam Tim 3 Satgas penanggulangan Bencana Daerah, bertugas memberikan bantuan untuk kecamatan candipuro di desa banyumas dan kecamatan way sulan di desa talang way sulan.
Burhanudin selaku ketua tim 3 saat dilokasi terdampak di desa banyumas dan talang way sulan mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten (Pemkab) kepada masyarakat.

“Kami sengaja datang mewakili Bupati Lamsel, Pak Nanang Ermanto untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dan melihat lokasi banjir sehingga dapat memberikan solusi kepada masyarakat agar kedepan banjir seperti ini tidak terjadi lagi,” Ujarnya.
“Saya berharap bapak ibu yang terdampak banjir ini, lebih sabar dalam menghadapinya, ini adalah musibah, dan kita harus kuat dan waspada dalam menghadapinya,” jelasnya kepada masyarakat setempat. Burhanudin juga mengatakan Pemerintah Kabupaten secepatnya akan melakukan perbaikan drainase dan yang lainnya, yang menjadi titik permasalahan banjir di desa tersebut.
Sementara itu, salah warga Desa Banyumas Kecamatan Candipuro, Hilah (39), yang juga menerima bantuan tersebut mengatakan, dengan diberikannya bantuan ini membuatnya sangat terbantu, apalagi ditengah pandemi Corona Virus Disease -COVID-19.

“Alhamdulillah saya merasa sangat terbantu,l. Dampak dari banjir itu, rumah bagian belakang dan sawah saya terendam air, untungnya sawah saya belum ditanam,” terangnya.
Hilah juga mengatakan banjir tersebut sudah berlangsung selama dua hari, namun belum juga surut. Hal ini diakibatkan oleh drainase yang tidak lagi menampung luapan air.

Dilokasi terlihat pula sebanyak 35 (KK) dari kecamatan Candipuro dan 12 (KK) dari kecamatan Way Sulan yang terdampak banjir mendapat bantuan berupa 10 Kg Beras, 1 Kilo Gula, dan 1 Liter Minyak untuk setiap Kepala Keluarga. (Kmf)

Share