Tinggalkan Paris Saint-Germain Tak Pernah Ada Dalam Benak Marco Verratti

Paris, etalaseinfo.com – Marco Verratti mengaku tidak pernah mempertimbangkan untuk pindah ke tempat lain selama delapan tahunnya memperkuat Paris Saint-Germain.

Selama ini pemain internasional Italia itu memang kerap dikaitkan dengan kepindahan ke tim lain, dan itu wajar menimbang bakat serta kualitasnya.

Banyak klub Eropa disebut berminat untuk mendatangkan Verratti, yang justru tidak pernah bermain di Serie A karena ia bergabung dengan PSG sebagai bintang dari tim kasta kedua Pescara pada 2012 silam.

Setelah bersinar di PSG, nama Verratti kian diminati, salah satunya datang dari Liga Primer Inggris, sementara Barcelona diyakini merupakan pengagum lama untuk sang gelandang kreatif.

Verratti mengaku sadar soal ketertarikan terhadapnya, namun menekankan bahwa kepindahan ke tim lain tidak pernah terlinat dalam benaknya.

“Hal yang paling saya suka adalah bermain sepakbola dan saya melakukan itu untuk sebuah tim yang menyasar target besar,” kata Verratti, yang tercatat memiliki 319 caps untuk PSG, kepada wartawan saat bertugas bersama Italai di ajang UEFA Nations League.

“Selama delapan tahun ini, saya pernah bermain bersama para juara dan itu tidak pernah terlinat dalam pikiran saya untuk meninggalkan PSG. Saya baik-baik saja di sana dan kita lihat nanti di masa depan.”

Verratti telah menikmati kesuksesan besar di Prancis, mengklaim tujuh gelar Ligue 1 dan sejumlah gelar domestik lainnya.

Dia juga membantu PSG ke final Liga Champions 2019/20 kemarin, meski mimpinya untuk mengangkat trofi tersebut dibuyarkan oleh Bayern Munich.

Kejayaan bersama tim nasional Italia juga sedang dicari, selagi ada potensi untuk meraih lebih banyak trofi di level klub dan negara pada 2021 mendatang.

“Itu pukulan telak, tapi kami memiliki perjalanan yang hebat,” kata Verratti tentang perjalanan PSG ke final Liga Champions.

“Bayern tampil bagus tetapi mencapai final selalu merupakan hal yang positif. Kami telah berusaha untuk mencapainya selama delapan tahun dan itu memberi kami kekuatan untuk segera mencobanya lagi.

“Memenangkan Kejuaraan Eropa berikutnya juga akan membantu saya melupakan final Liga Champions, serta memungkinkan saya untuk mewujudkan impian yang saya miliki sejak masih kecil.” (Goal)

Bagikan