Update Covid-19 Provinsi Lampung 15 Oktober, 1.221 Positif, 893 Sembuh, 48 Meninggal

Bandar Lampung – Dinas Kesehatan Lampung menginformasikan data update perkembangan kasus virus corona (Covid-19), Kamis, 15 Oktober 2020.

Berdasarkan data yang diinformasikan melalui laman instagram resminya, Dinas Kesehatan Lampung menyebutkan jumlah pasien konfirmasi positif corona yang selesai isolasi atau sembuh pada hari ini bertambah sebanyak 39 orang sehingga total menjadi 893 orang.

Sedangkan kasus baru konfirmasi positif corona pada hari ini bertambah sebanyak 17 orang. Dengan adanya penambahan tersebut, hingga kini kasus konfirmasi positif corona di Lampung secara kumulatif total berjumlah 1.221 kasus.

Jika dipersentase dengan membandingkan data kumulatif pasien konfirmasi positif corona dan pasien yang sembuh atau selesai isolasi tersebut, berarti per hari ini, angka kesembuhan pasien terinfeksi Virus Corona di Lampung mencapai sekitar 73,1 persen.

Sementara itu, untuk kasus kematian konfirmasi pasien positif corona, pada hari ini terdapat penambahan 1 orang sehingga secara kumulatif total ada 48 orang meninggal dunia.

Sedangkan untuk kasus suspek, pada hari ini terdapat penambahan 6 kasus baru sehingga total pada hari ini menjadi 42 kasus suspek.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi terkait penjelasan mengenai data maupun riwayat 17 pasien baru konfirmasi positif corona, 39 pasien sembuh, maupun 1 orang yang meninggal dunia tersebut.

Sehari sebelumnya atau data per Rabu, 14 Oktober 2020, saat itu total sebanyak 1.204 kasus. Kemudian pasien sembuh atau selesai isolasi 854 orang dan kasus kematian berjumlah 47 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana sebelumnya mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan jangan panik.

“Tetap melakukan protokol kesehatan yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter dalam arti hindari kumpulan orang dan sering-sering mencuci tangan di bawah air mengalir menggunakan sabun minimal 20 detik atau selalu membawa handsanitizer. Protokol kesehatan yang kita lakukan dengan ketat akan menekan penularan Covid-19,” kata Reihana. (L7)

Bagikan